Bupati Ricky Jauwerissa: Pemerintah Daerah Dukung Penuh Upaya Rehabilitasi Sosial
Oleh : joko
Kolaborasi Pemkab dan Bapas: Dorong Reintegrasi Sosial Lewat Aksi Nyata di Tanimbar
Saumlaki, http://suaraanaknegerinews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menunjukkan komitmennya dalam mendukung program rehabilitasi sosial dengan menghadiri dan berpartisipasi aktif dalam peluncuran Gerakan Nasional Pemasyarakatan Klien Balai Pemasyarakatan Peduli 2025, yang dilaksanakan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Saumlaki, Sabtu (28/06/25).
Kegiatan yang digelar di halaman Gereja Tritunggal Maha Kudus Sifnana ini turut dihadiri oleh Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Acara ini menjadi bagian dari rangkaian aksi sosial nasional yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan HAM RI.
Implementasi KUHP Baru, Fokus pada Pidana Sosial
Peluncuran program ini merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru, yang akan mulai berlaku pada tahun 2026.
Salah satu poin penting dalam KUHP tersebut adalah penguatan mekanisme pemidanaan berupa kerja sosial dan pengawasan, sebagai alternatif pidana penjara bagi klien pemasyarakatan.
Gerakan ini menekankan pentingnya pendekatan yang lebih humanis dan berbasis komunitas dalam proses reintegrasi sosial mantan narapidana dan klien pemasyarakatan, agar mereka dapat kembali menjadi bagian dari masyarakat dengan lebih baik dan bermartabat.
Pemkab Serahkan Bantuan, Gereja Jadi Lokasi Aksi Sosial
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ricky Jauwerissa atas nama Pemerintah Daerah menyerahkan bantuan berupa tempat sampah kepada pihak gereja sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan ini sekaligus mendukung kebersihan lingkungan.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Pastor Paroki Kuasi Gereja Tritunggal Maha Kudus Sifnana, Thomas Haryono K. Temorubun, Pr.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada Balai Pemasyarakatan dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.
Ia berharap gerakan ini dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat dalam menerima dan membina para klien pemasyarakatan, demi membangun Tanimbar yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Kolaborasi yang Membangun
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, institusi keagamaan, dan lembaga pemasyarakatan, kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa upaya pemasyarakatan bukan hanya tugas negara, tetapi juga membutuhkan peran serta aktif seluruh elemen masyarakat.
Gerakan Nasional Pemasyarakatan Klien Bapas Peduli 2025 di Tanimbar menjadi langkah strategis dalam menciptakan ruang pemulihan sosial yang lebih luas, dengan harapan dapat membentuk warga binaan yang lebih mandiri, produktif, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.
#tanimbar.go id