Dari Filipina, Pastor Asal Tanimbar RD. Domincs Baldawins Masriat Bawa Sabda Penguatan Jiwa
Oleh: joko
RD. Domincs Baldawins Masriat Sampaikan Pesan Iman dari UST Manila untuk Umat
http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina — Rabu, 9 Juli 2025
Bertempat di Central Seminary, University of Santo Tomas (UST), Manila, seorang putra terbaik asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia, RD. Domincs Baldawins Masriat, menyampaikan pesan rohani mendalam yang menggugah hati.
Kini menjabat sebagai Pastor Mahasiswa di UST Manila, RD. Domincs terus menghadirkan refleksi rohani sebagai bagian dari pelayanannya kepada komunitas diaspora Indonesia dan mahasiswa internasional di Filipina.
“Sejenak Sabda”: Perenungan Iman di Tengah Dunia yang Bergejolak
Dalam pesannya yang diberi tajuk “Sejenak Sabda”, RD. Domincs mengajak umat untuk kembali menimba kekuatan dari kasih Allah di tengah tantangan hidup.
Adapun bacaan Liturgi hari ini terambil dari Bacaan I: Kejadian 41:55-57; 42:5-7a.17-24a, Injil: Matius 10:1-7, diambil dari peringatan Hari Biasa Pekan XIV.
Empat Inti Pesan Iman RD. Domincs Baldawins Masriat
Dalam refleksinya, RD. Domincs membagikan empat pokok pesan rohani yang menuntun pada harapan, pertobatan, dan cinta kasih:
1. Kesabaran dalam Penderitaan
“Allah selalu punya rencana yang lebih besar dari penderitaan dan tantangan kita. Bertahan dan bersabarlah di dalam pengharapan akan kasih-Nya,” ucapnya.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa setiap kesulitan hidup memiliki makna mendalam dan tidak sia-sia di mata Tuhan.
2. Penderitaan sebagai Cermin Diri
Penderitaan terkadang menjadi jalan untuk menyadari keberdosaan dan mengarahkan kita kembali kepada Tuhan. Dalam kata RD. Domincs, “Kesulitan dapat menyadarkan kita untuk bertobat dan kembali ke jalan yang benar.”
3. Balas Kejahatan dengan Kasih
Mengambil inspirasi dari kisah Yusuf dalam Kitab Kejadian, RD. Domincs mengajak umat: “Yusuf tidak membalas kejahatan dengan dendam, melainkan dengan kasih. Semoga kita pun memiliki kasih yang sama bahkan terhadap mereka yang melukai kita.”
4. Pertobatan Dimulai dari Komunitas Sendiri
“Sebelum mewartakan Injil ke luar, mari kita lihat dulu komunitas kita. Mungkin ada di antara kita yang tersesat oleh dosa. Mari kita menjadi jembatan pertobatan di lingkungan terdekat kita.”sambungnya.
Doa Penutup: Harapan yang Menyala
RD. Domincs menutup pesannya dengan doa yang menenangkan jiwa: “Semoga kasih setia-Mu menyertai kami ya Tuhan, sebab kami berharap pada-Mu.”
Doa yang sederhana namun penuh kekuatan ini menjadi peneguh bahwa dalam iman, kita selalu memiliki tempat berlindung.
Profil Singkat: RD. Domincs Baldawins Masriat
RD. Domincs merupakan imam asal Kepulauan Tanimbar, yang saat ini tengah melanjutkan studi dan pelayanan di UST Manila, salah satu universitas Katolik tertua dan terbesar di Asia.
Perannya sebagai Pastor Mahasiswa menjadikannya figur pengayom bagi komunitas rohani muda lintas negara.
Salam Damai dari Filipina
“Salam kasih dan doa,” demikian pesan penutup dari RD. Domincs, yang tak pernah lupa membawa semangat pastoral dari Tanimbar ke ranah internasional.