Suara Anak Negeri News

Jembatan Suara Rakyat

Dirimu Pencinta dan Penghadir Damai: Pesan Damai dari Pastor Pius Heljanan MSC dalam Misa Minggu di Lauran

Oleh : joko

http://suaraanaknegerimews.com | Saumlaki, Selasa, 20 Mei 2025 — Damai bukan sekadar kata, ia adalah napas kehidupan yang kini makin sulit ditemukan di tengah egoisme, kerakusan, dan haus akan kuasa.

Demikian pesan penuh makna yang disampaikan Pastor Kuasi Paroki, RP. Pius Heljanan, MSC, dalam misa pagi Minggu, 18 Mei 2025 di Gereja Hati Kudus Yesus Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Dalam homilinya yang mengangkat tema “Dirimu Pencinta dan Penghadir Damai Bagi Sesama”, Pastor Pius mengajak umat untuk merenungkan kembali makna damai sejati yang berasal dari Kristus.

Mengutip Injil Yohanes 14:27-31a, beliau mengingatkan bahwa damai adalah warisan langsung dari Yesus sebelum Ia naik ke surga: “Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu.”

“Damai itu mudah diucapkan, tapi sulit diwujudkan,” ungkap Pastor Pius di hadapan umat yang memadati Gereja Hati Kudus Yesus.

Ia menyoroti betapa banyak orang kehilangan damai dalam hidup mereka, terperangkap dalam sakit yang ia sebut sebagai GEGANA: Gelisah, Galau, dan Merana.

Menurutnya, damai hilang karena manusia kerap dikuasai ego dan mementingkan diri sendiri.

Namun, ada satu jalan keluar: mencari dan menyatu dengan Yesus, sumber kedamaian yang sejati.

“Satukan hidup dan pergumulanmu pada-Nya. Bersama Dia kita alami Happy Ending, bukan Sad Ending,” seru Pastor Pius dengan penuh semangat.

Misa yang berlangsung di Gereja yang beralamat di Jalan Dusun Taborat, Desa Lauran itu berlangsung khidmat, menyentuh hati, dan penuh harapan.

Pesan damai yang disampaikan menjadi pengingat bahwa di tengah dunia yang penuh kegaduhan, setiap orang dipanggil untuk menjadi pembawa damai, mulai dari dirinya sendiri.

“Dirimu adalah penghadir damai karena bersatu dengan Yesus,” tutup Pastor Pius.