February 11, 2026

Dukung Protas Kemenag, MAN Sawahlunto Lakukan Penanaman Pohon di Penutup MATSAMA

Sawahlunto (Humas), 17 Juli 2025 — Di bawah langit yang cerah dan angin pagi menjelang siang yang lembut mengusap dedaunan, halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto berubah menjadi panggung harapan. Kamis pagi ini, Kepala Madrasah Dafril, Tuangku Bandaro., memimpin prosesi penanaman bibit pohon Buah sebagai simbol kehidupan baru dalam rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) di MAN Kota Sawahlunto Tahun Ajaran 2025/2026.

Kegiatan ini tak sekadar menanam batang muda di tanah. Ia adalah perwujudan nilai-nilai luhur pendidikan, semangat menjaga bumi, dan tekad membimbing generasi baru. Bibit-bibit pohon itu, seperti para siswa baru yang kini menginjakkan kaki pertama mereka di dunia madrasah—masih kecil, masih rapuh, namun memiliki potensi menjulang dan meneduhkan dunia suatu saat nanti.

Dalam suasana yang khidmat namun hangat, Dafril, Tuanku Bandaro tidak sendiri. Ia didampingi oleh para Wakil Kepala Madrasah yang dengan penuh semangat turut menyingsingkan lengan baju, menggenggam tanah, dan menanam harapan. Bersama mereka, para siswa baru menyaksikan dan menyerap makna dari setiap gerak—bahwa pendidikan bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga tentang menanam kebaikan dan memelihara kehidupan.

“Setiap pohon yang kita tanam hari ini adalah pesan diam untuk masa depan. Semoga kelak, ketika kalian sudah dewasa, kalian bisa berkata: aku tumbuh bersama pohon ini di madrasahku tercinta,” ujar Dafril dengan suara tenang yang mengalun dalam.

Pohon-pohon yang ditanam pun dipilih dengan saksama jenis-jenis lokal yang kuat, teduh, dan memiliki nilai ekologis dan Nilai ekonomis  dan ekologi serta Ekoteologi tinggi. Di antaranya bibit yang di tanam adalah matoa, mangga, dan . Semua ini adalah bagian dari upaya MAN Kota Sawahlunto untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini kepada siswa.

Matsama tahun ini mengusung tema “Menjadi Generasi Berkarakter, berjiwa Inovatif dan Siap menginspirasi Dunia. Tak hanya memperkenalkan lingkungan madrasah, kegiatan ini juga memupuk karakter, kedisiplinan, dan kesadaran sosial. Penanaman pohon menjadi salah satu momen istimewa yang merekatkan semangat bersama antara siswa baru dan keluarga besar MAN Kota Sawahlunto.

Dalam catatan hari ini, sejarah kecil telah ditulis di atas tanah MAN Kota Sawahlunto. Bukan dengan tinta, tapi dengan akar-akar yang menyusup ke bumi. Dan mungkin, bertahun-tahun dari sekarang, ketika pohon-pohon itu tumbuh rindang dan angin berbisik di antara daunnya, mereka akan mengisahkan pagi ini di mana harapan ditanam dengan tangan yang bersatu.

Kontributor   : Nofri Hendra
Editor           : DTB