April 22, 2026

GBI MILOS Saumlaki Rayakan Ibadah Minggu dengan Semangat Pengorbanan dan Sukacita

Oleh: joko

“Ibadah Penuh Kasih dan Kedermawanan di GBI MILOS Saumlaki: Saat Jemaat Digerakkan untuk Miliki Hati Yang Memberi”

Pesan firman tentang kemurahan hati mewarnai ibadah Minggu GBI MILOS Saumlaki, disertai perjamuan kudus, penyerahan anak, dan baptisan air, dari mimbar hingga pelayanan sosial, semangat berbagi dan memberkati sesama menjadi pesan utama ibadah Minggu di GBI MILOS Saumlaki.

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, 5 Oktober 2025 — Suasana penuh syukur dan damai terasa sejak pagi di Gedung Gereja Bethel Indonesia (GBI) Miracle of the Lord in Solafide (MILOS), Jalan Ir. Soekarno, belakang Kantor Pengadilan Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.
Ibadah Minggu kali ini menjadi momen istimewa bagi jemaat untuk memperdalam kasih dan semangat memberi dalam kehidupan beriman.

Awal Ibadah Penuh Pujian dan Syukur

Ibadah dipandu oleh Sekretaris Jemaat, Ibu Joice Jhulia Romroma, yang memimpin jemaat dalam serangkaian pujian: “Berkat-Mu yang Telah Kuterima”, “Siapakah Aku Ini Tuhan”, dan “Kau Biji Mataku”.
Sementara Evangelis Ir. Pieter Batilmurik memimpin doa pembukaan dengan penuh hikmat, mengajak jemaat untuk datang dengan sorak sorai dan hati yang bersyukur.

Sebab Tuhan itu baik, Engkau satu-satunya Allah yang tidak tergantikan. Kami sembah dan kami tinggikan nama-Mu, Juruselamat kami yang hidup,” ucapnya dalam doa.

Lagu-lagu pujian berlanjut, termasuk “Api Kemuliaan-Nya”, “Kasih yang Terindah”, dan “Karya Terbesar dalam Hidupku”, menciptakan suasana penyembahan yang mendalam di antara jemaat.

Doa dan Pengantar Firman

Pendeta Daniel Batmanlussy kemudian memimpin doa persembahan dan menyerahkan seluruh jemaat kepada Tuhan.
Dalam pengantar ibadah, beliau menyampaikan bahwa hari itu akan diadakan perjamuan kudus, penyerahan anak, dan baptisan air bagi dua pemuda-pemudi yang telah menyatakan tekad melayani Tuhan.“Kami percaya firman yang hidup, urapan Tuhan turunlah bagi kami. Haleluya, amin,” tuturnya.

Khotbah: Hati yang Dermawan dan Mengasihi

Khotbah utama dibawakan oleh Pdt. Daniel Batmanlussy dengan tema “Kekristenan yang Memiliki Hati Berkorban dan Mengasihi”.
Ia mengupas Kisah Para Rasul 20:35 tentang kebahagiaan dalam memberi:“Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima.”

Pendeta Daniel menekankan bahwa orang Kristen sejati adalah mereka yang berhati dermawan, memiliki semangat melayani dan memperbaiki kehidupan sesama.
Ia menegaskan bahwa Yesus menjadi teladan utama dalam memberi dan berkorban, bahkan dari kekurangan seperti yang dilakukan seorang janda dalam kitab suci.

Khotbah juga mengulas Lukas 3:11 dan Maleakhi 3:8–12, mengingatkan jemaat agar tidak menahan persembahan dan tetap percaya bahwa Tuhan akan mencurahkan berkat berkelimpahan bagi yang setia.“Dunia sedang membutuhkan kita. Jangan hidup fanatik, tetapi hiduplah sebagai berkat bagi sesama,” ujarnya.

Firman ditutup dengan kutipan 2 Korintus 9:7 —“Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.”

Perjamuan Kudus dan Penyerahan Anak

Usai firman, Gembala Sidang Pdt. Heberth S. Wahilaitwan memimpin doa penutup dan perjamuan kudus dengan khidmat.
Beliau berdoa,“Kami datang bukan dengan motivasi pribadi, tapi mencari kehendak Tuhan. Firman ini jatuh ke hati yang bertumbuh dan berbuah.”

Ibadah dilanjutkan dengan penyerahan anak-anak, mengacu pada Markus 10 dan Matius 19:13, diiringi lagu “Kuserahkan”.
Momen ini menjadi pengingat tentang kasih Yesus yang memeluk dan memberkati anak-anak sebagai milik Kerajaan Allah.

Persembahan dan Ucapan Syukur

Evangelis Haris Boritnaban, S.Th. memimpin doa persembahan, memohon agar setiap pemberian menjadi alat bagi pekerjaan Tuhan.
Lagu “Betapa Indah Hidup dalam Seiman” dinyanyikan oleh Ibu Joice Romroma, mengajak jemaat bersatu dalam kasih dan persaudaraan.

Atas nama Gembala Sidang, Ibu Joice menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pdt. Daniel Batmanlussy atas khotbah yang menyejukkan. Ia menegaskan, “Ke mana pun beliau pergi, selalu menjadi saluran berkat.”

0-0x0-0-0-{}-0-0#

Informasi Pelayanan Gereja

Dalam pengumuman mingguan, Ibu Joice menyampaikan agenda pelayanan: Selasa: Menara Doa (19.00 WIT), Rabu: Ibadah WGBI, Kamis: Ibadah Komsel MBT (19.00 WIT), Jumat & Senin: Latihan musik (18.00 WIT – selesai) dan Sabtu: Doa puasa di rumah, tutup jam 16.00 di gereja, dilanjutkan latihan Minggu Raya & Sekolah Minggu.

Selain itu, baptisan air akan dilaksanakan sore harinya, serta rapat singkat panitia pembangunan untuk membahas kelanjutan pekerjaan teras gereja.

Pdt. Heberth S. Wahilaitwan juga mengumumkan peringatan HUT GBI ke-55 pada 6 Oktober 2025, dengan total jemaat mencapai lebih dari 7.000 orang di  seluruh Indonesia.

0-0x0-0-0-{}-0-0#

Pesan Sosial: Pengenalan Credit Union (CU)

Menjelang akhir ibadah, Bapak Geri Lerebulan, menyampaikan testimoni pelayanan sosial selama 15 menit, didampingi oleh Pendeta Daniel Batmanlussy, Pak Sem Pomel (dosen di Malang), dan Pak Max Tharob (Manajer CU Saumlaki).
Beliau menjelaskan sejarah berdirinya Credit Union (CU) sejak 1864 di Jerman, yang kini menjadi wadah pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat kecil di Indonesia.

“Mental menerima adalah budaya miskin. CU mendidik anggota untuk menabung, bekerja keras, dan saling menolong,” ujarnya.

CU Saumlaki kini memiliki lebih dari 2.000 anggota, dengan bunga simpanan mencapai 7,5%, serta kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.
“CU adalah perkumpulan orang yang saling percaya dan menghidupkan,” kata Max Tharob.

Sukacita dan Kebersamaan

Ibadah ditutup dengan lagu “Yang Duduk di Atas Tahta Allah” dan doa syukur. Jemaat kemudian bersalaman, berfoto bersama, dan saling menguatkan dalam semangat persaudaraan Kristiani.
Kebersamaan pagi itu bukan sekadar ritual, melainkan refleksi kasih dan semangat memberi yang nyata di tengah kehidupan jemaat GBI MILOS Saumlaki.