April 22, 2026

Hargai Prestasi Siswa : Ka.Kankemenag Dr. Dedi Wandra Serahkan Reward Kepada Pemenang OMI dan Finalis Liga ASKOT Tingkat Kota Sawahlunto 

Sawahlunto, Humas Udara pagi di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto terasa berbeda pada Rabu (8/10). Hangat semangat dan senyum kebanggaan menyatu dalam suasana penuh makna, ketika Kepala Kantor Kemenag Kota Sawahlunto, Dr. H. Dedi Wandra, M.A, menyerahkan reward dan penghargaan kepada para siswa madrasah berprestasi yang telah mengharumkan nama Sawahlunto dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat kota serta Liga ASKOT.

Sebanyak 33 siswa dan siswi madrasah dari berbagai jenjang menerima apresiasi tersebut: 13 orang dari MAN, 5 orang dari MAS, 5 orang dari MTsN 2, 3 orang dari MTsN 1, 1 orang dari MTsS Lunto, 4 orang dari MIN 1, 1 orang dari MIN 2, dan 1 orang dari MIS Lunto. Masing-masing menerima medali, tropi, dan sertifikat penghargaan sebagai simbol kerja keras, dedikasi, dan semangat belajar yang tak pernah padam.

Tak hanya individu, dua madrasah — MTsN 1 dan MTsN 2 Sawahlunto — turut menerima penghargaan khusus berupa uang tunai, atas keberhasilan mereka menembus babak final Liga ASKOT. Dukungan ini menjadi wujud nyata perhatian Kemenag Sawahlunto terhadap pengembangan potensi akademik sekaligus non-akademik madrasah.

Dalam suasana penuh haru dan semangat, Dr. Dedi Wandra menyampaikan pesan inspiratif.

”Penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, tetapi bukti nyata bahwa kerja keras dan kesungguhan akan selalu menemukan tempatnya. Kemenag Sawahlunto akan terus mendukung, memotivasi, dan mengapresiasi siapa pun yang mengukir prestasi, baik siswa maupun madrasah,” ujar beliau penuh semangat.

Turut hadir dalam momen bersejarah ini, Kasubbag TU Mustatir, Kasi Penmad Syafruddin, para Kasi dan Penyelenggara, serta kepala madrasah se-Kota Sawahlunto. Mereka bersama-sama menyaksikan detik-detik penuh kebanggaan saat satu per satu siswa berprestasi melangkah ke depan menerima penghargaan dari tangan orang nomor satu di jajaran Kemenag Kota Sawahlunto itu.

Sorak bahagia dan tepuk tangan menggema, seakan menjadi lagu kemenangan bagi generasi madrasah yang terus berjuang menggapai cita dan prestasi. Di tengah wajah-wajah muda yang berseri, terselip pesan moral yang kuat — bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ladang lahirnya insan cerdas, kompetitif, dan berkarakter unggul.

Momentum ini menjadi pengingat bahwa prestasi bukan tujuan akhir, melainkan proses panjang dari disiplin, doa, dan kerja keras. Dan di Sawahlunto, semangat itu terus dijaga dengan cinta, penghargaan, dan apresiasi tulus dari para pendidik dan pemangku kebijakan.

Dengan gemuruh semangat dan senyum penuh harapan, kegiatan berakhir dengan foto bersama. Di balik lensa kamera, tersimpan kisah tentang madrasah yang terus tumbuh — menjulang tinggi di antara nilai iman, ilmu, dan prestasi.

Kemenag Sawahlunto tak sekadar menghargai prestasi, tapi menanam benih masa depan bangsa.