Ibadah GBI Milos Saumlaki Diteguhkan Pesan Kasih dan Kekudusan
Firman tentang Kasih dan Kekudusan Warnai Ibadah GBI Milos
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki – Firman tentang kasih dan kekudusan Allah mewarnai Ibadah Minggu Raya di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Miracle of the Lord in Solafide (Milos), Jalan Ir. Soekarno, Kecamatan Tanimbar Selatan, Minggu (19/04/2026). Ibadah berlangsung khusyuk dan penuh sukacita, dihadiri jemaat dari berbagai kalangan.
Pujian dan Penyembahan Buka Ibadah
Ibadah diawali dengan pujian dan penyembahan yang dipandu oleh pelayan Tuhan, Bima Boritnaban, bersama tim singer dan pemusik. Iringan alat musik seperti keyboard, drum, dan gitar mengalun harmonis, mengantar jemaat masuk dalam suasana penyembahan yang penuh penghayatan.
Firman Tuhan tentang Kasih dan Kekudusan
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt.Haris Boritnaban,S.Th dengan tema atribut Allah, khususnya kasih dan kekudusan. Dalam khotbahnya, ia mengajak jemaat untuk lebih mendekat kepada Tuhan dan membuka hati terhadap firman. “Saya melihat wajah-wajah jemaat penuh dengan kemuliaan Tuhan. Lebih elok lagi ambil posisi di depan untuk dengar firman Tuhan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kasih dan kekudusan Allah merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Menurutnya, karakter Allah yang sempurna tercermin dalam kasih, kekudusan, keadilan, dan kuasa-Nya, sementara manusia yang berdosa sering kali menolak kasih tersebut.
Penguatan Melalui Firman Alkitab
Dalam penyampaiannya, ia juga mengulas sejumlah ayat Alkitab, di antaranya Yohanes 8 tentang perempuan yang kedapatan berbuat zinah, serta Matius dan Lukas yang menggambarkan sikap Yesus terhadap orang berdosa. Ia menekankan bahwa kasih Allah hadir bagi semua orang. “Bukan orang sehat butuh kami, tapi orang sakit,” ungkapnya, menegaskan pesan pemulihan dalam kasih Tuhan.
Ia juga mengingatkan jemaat melalui Roma 12:21 agar tidak kalah terhadap kejahatan, melainkan mengalahkannya dengan kebaikan sebagai wujud nyata iman dalam kehidupan sehari-hari.
Persembahan dan Ucapan Terima Kasih
Rangkaian ibadah dilanjutkan dengan persembahan serta penyampaian ucapan terima kasih atas pelayanan firman yang telah memberkati jemaat.
Sekretaris Jemaat dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang diberikan. “Atas nama jemaat, kami mengucapkan terima kasih kepada hamba Tuhan yang telah memberkati kami dengan kebenaran firman Tuhan,” ujarnya.
Pengumuman dan Penutup Ibadah
Dalam pengumuman, jemaat yang baru pertama kali hadir disambut dengan hangat. “Shalom bapa/ibu jemaat, gembala bersama staf pelayan mengucapkan selamat datang kepada bapa/ibu yang baru pertama kali hadir, pintu gereja kami terbuka bagi kehadiran bapa/ibu pada ibadah selanjutnya,” disampaikan kepada jemaat.
Ibadah ditutup dengan doa dan berkat oleh Heberth S. Wahilaitwan. Jemaat kemudian saling berjabat tangan dan meninggalkan gereja dengan penuh sukacita, membawa pesan firman sebagai penguatan iman dalam kehidupan sehari-hari.(rls:jk)