Resonansi Waktu
Yusufachmad Bilintention
Detik jatuh seperti embun,
menyentuh tanah tanpa suara.
Langit menyimpan rahasia biru,
laut menahan gelombang yang tak jadi tiba.
Ada getar yang tak terlihat,
menyelinap di sela doa,
menyentuh tulang,
mengguncang jiwa yang pura‑pura tenang.
Kehilangan bukan sekadar hilang,
ia adalah pintu yang terbuka,
membawa kita pada ruang
di mana sabda menjadi cahaya.
Dan ketika malaikat mengepak sayapnya,
getar itu tak lagi samar:
ia melekat,
menjadi rahasia yang abadi,
meninggalkan jejak yang tak bisa dihapus.
Surabaya, 18-4-2026
Untuk tulisan lain silahkan buka:
https://yusufachmad-bilintention.blogspot.com
https://www.kompasiana.com/yusufachmad7283/dashboard/write
https://www.instagram.com/yusufachmad2018/?hl=en
https://web.facebook.com/profile.php?id=61559794614211
Suaraanaknegerinews.com
https://medium.com/@yusufachmad2018
https://flipboard.com/@yusufachmad4bpu/bilintention-puisi-refleksi-atau-bilintention-literasi-sosial-spiritual-7barjr9ly