April 23, 2026

Ibadah Minggu GBI MILOS Saumlaki: Doa, Sukacita, dan Pesan Kesehatan

Oleh : joko 

Dari Pujian hingga Edukasi Kesehatan: Wajah Humanis Ibadah Minggu di GBI MILOS, Penuh Sukacita di Saumlaki, Ditutup dengan Sosialisasi Kanker

Jemaat Saumlaki diajak hidup dalam kekudusan melalui khotbah tentang “Peralihan Status dalam Kristus.” Doa dan pujian mengalir, diakhiri dengan sosialisasi kanker oleh Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI).

http://suaraanaknegerinews.com | Minggu, 24 Agustus 2025, suasana penuh syukur terasa sejak pagi di Gedung Gereja Bethel Indonesia (GBI) Miracle of the Lord in Solafide (MILOS) Saumlaki, Jalan Ir. Soekarno, Tanimbar Selatan.

Jemaat berdatangan dengan wajah sumringah, meninggalkan aktivitas harian untuk merayakan persekutuan dalam doa dan pujian.

Pelayan Tuhan Marten Batmanlussy membuka jalannya ibadah. Lagu-lagu penyembahan mengalun syahdu, diiringi sentuhan keyboard yang dimainkan oleh Ibu Gembala Sidang Annisa Lystia Andani/Wahilaitwan.

Jemaat pun larut dalam nyanyian penuh pengagungan: “Ku menyembahMu, kudus Tuhan, sebab namamu kudus.”

0-0x0-0-0#

Doa yang Menguatkan

Suasana semakin khidmat ketika Evangelis Ir. Pieter Batilmurik memimpin doa. Dengan lantang ia menyerahkan ibadah ke dalam kuasa Roh Kudus.

“Kami bersyukur, Roh Kudus kendalikan hati, kami berjalan dalam kekudusan. Segala atmosfir yang tidak berkenan kami usir dalam nama Yesus. Kami akan pulang dengan sorak sorai.”ujarnya.

Doa khusus juga dipanjatkan bagi Ibu Debora yang tengah sakit, seraya keyakinan penuh bahwa hidupnya ada dalam pemeliharaan Kristus.

0-0x0-0-0#

Pujian dan Firman

Keceriaan kembali bergema melalui tarian dan lagu rohani yang dipandu Marten Batmanlussy. Jemaat bernyanyi dengan sukacita: “Di dalam nama-Nya ada keselamatan, glori haleluya.”

Puncak ibadah hadir lewat khotbah Evangelis Haris Boritnaban, S.Th. dengan tema “Peralihan Status dalam Kristus.” Dalam khotbahnya, ia menegaskan:
“Sebelum percaya Yesus, status kita adalah hamba dosa. Tetapi setiap orang yang percaya akan mengalami peralihan status menjadi hamba kebenaran, sebagaimana tertulis dalam Roma 6:18.”

Haris menekankan, peralihan status bukanlah kebal dari godaan dosa. Karena itu, umat Kristiani diajak hidup dalam kekudusan, bukan dalam tipu muslihat dunia. Jemaat tampak terharu ketika khotbah ditutup dengan nyanyian “Amazing Grace.”

0-0x0-0-0#

Doa Gembala Sidang

Ibadah dilanjutkan dengan doa dari Pdt. Heberth S. Wahilaitwan, Gembala Sidang GBI MILOS. Ia memimpin doa syafaat bagi jemaat, termasuk pemimpin daerah hingga Presiden Republik Indonesia. Persembahan pun digelar, diiringi lagu sukacita yang menambah semangat kebersamaan.

0-0x0-0-0#

Informasi dan Agenda Gereja

Sekretaris Jemaat, Ibu Joice Jhulia Romroma, menyampaikan terima kasih kepada para hamba Tuhan serta menyampaikan jadwal kegiatan gereja, mulai dari ibadah pemuda, menara doa, hingga doa puasa jemaat di hari Sabtu. Seluruh informasi disampaikan dengan penuh semangat pelayanan.

0-0x0-0-0#

Sentuhan Peduli Kesehatan: Sosialisasi Kanker

Usai ibadah, suasana berlanjut dengan kegiatan sosialisasi dari Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI). Dipandu oleh Rinny Agri Surya, koordinator daerah Saumlaki, bersama konsultan kesehatan Deviarisman, penyuluhan ini mengedukasi jemaat tentang bahaya kanker, pentingnya deteksi dini, hingga pola hidup sehat.

Rinny menyebut beberapa contoh tokoh publik yang meninggal akibat kanker. Ia juga mengingatkan jemaat agar waspada terhadap kanker prostat, serviks, dan payudara. “Cegah lebih baik daripada mengobati,” ujarnya, sembari memperkenalkan alternatif herbal serta program imunisasi kekebalan tubuh.

YSKI, yang berdiri berdasarkan SK Menteri Hukum dan HAM No: AHU-0000842.AH.01.05.Tahun 2016, menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menghadirkan solusi nyata untuk pencegahan kanker. Sebagai bentuk kepedulian, YSKI juga memberikan diskon khusus 50 persen untuk produk herbal Zedomax.

0-0x0-0-0#

Pulang dengan Sukacita

Ibadah ditutup dengan doa berkat oleh Pdt. Wahilaitwan. Jemaat pun pulang dengan wajah berseri, sambil bersalaman dan berbagi ramah tamah.

Kehadiran sosialisasi kesehatan membuat hari Minggu di GBI MILOS terasa bukan hanya sebagai ruang persekutuan iman, tetapi juga ruang kepedulian sosial.