April 24, 2026

Ibadah Penuh Berkat di GBI MILOS Saumlaki: Ps. F. Muliawan Sampaikan Pesan Firman Tentang Hidup Kudus

Oleh : joko

Minggu pagi yang sejuk dan berawan di Saumlaki diwarnai pujian, penyembahan, dan pesan firman penuh kekuatan dari Ps. F. Muliawan dalam Ibadah Perjamuan Kudus di GBI Miracle of the Lord in Solafide (MILOS).

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, Minggu, 13 Juli 2025 – Suasana pagi yang cerah, sejuk dan sedikit berawan menyambut umat Tuhan yang datang beribadah ke Gedung Gereja Bethel Indonesia (GBI) Miracle of the Lord in Solafide (MILOS) Saumlaki.

Terletak di Jalan Ir. Soekarno, tepat di belakang Kantor Pengadilan Saumlaki, ibadah Minggu pagi ini dilaksanakan dengan penuh kekhidmatan dalam rangka Perjamuan Kudus.

Dengan tema penyertaan dan kasih setia Tuhan yang tidak pernah berubah, ibadah kali ini menguatkan hati umat untuk terus percaya bahwa dalam segala keadaan, Tuhan senantiasa menolong dan menyertai hidup mereka.

Para Pelayan yang Melayani dengan Sepenuh Hati

Ibadah dipersiapkan dengan keterlibatan berbagai pelayan Tuhan yang mendukung jalannya peribadahan secara tertib dan penuh pengabdian:

  • Pemusik: Ibu Gembala
  • Singer: Ibu Ani & Ibu Ati
  • Doa Pembukaan: Bapak Pit
  • Doa Syafaat: Ibu Yula, Ibu Susan, dan Bapak Parten
  • Pelayan Perjamuan Kudus: Bapak Marten & Ibu Jois
  • Pengkhotbah Tamu: Ps. F. Muliawan
  • Warta Jemaat: Ibu Joice Jhulia Romroma (Sekretaris Jemaat)

Pujian Membuka Hati, Doa Menguatkan Jiwa

Ibadah dibuka dengan pujian oleh Pelayan Gereja, Marten Batmanlussy yang membawa jemaat menyembah Tuhan lewat lagu-lagu seperti “Ku MenyembahMu” dan “Ku Masuk Ruang Maha Kudus”. Suasana menjadi sangat menyentuh saat hadirat Tuhan dirasakan memenuhi ruangan ibadah.

Evangelis Ir. Pieter Batilmurik memimpin doa pembuka yang menyentuh, mengajak umat untuk hidup dalam kekudusan dan menyembah Allah dengan roh dan kebenaran. Doanya juga memohon agar pengkhotbah Tuhan dikuduskan untuk menyampaikan firman dengan kuasa dan kasih.

Firman Tuhan oleh Ps. F. Muliawan: Bangkit Bersama Kristus

Firman Tuhan dibawakan oleh Ps. F. Muliawan, seorang hamba Tuhan yang telah lebih dari dua dekade melayani di Kepulauan Tanimbar. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya hidup dalam kebenaran dan menyerahkan kehidupan sepenuhnya kepada Tuhan.

Mengangkat ayat dari Lukas 24:44, Ps. F. Muliawan mengulas tentang kebangkitan Yesus dan pentingnya memahami Kitab Taurat Musa, Kitab Para Nabi, dan Firman Tuhan sebagai dasar hidup rohani. “Manusia bukan hidup dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah,” tegasnya.

Firman tersebut juga dikaitkan dengan kitab Kejadian, Yesaya, Roma, dan Yohanes, menjelaskan bahwa dosa membawa hukuman, tetapi kasih Allah melalui pengorbanan Kristus membuka jalan keselamatan bagi umat manusia. “Oleh bilur-Nya, kita sembuh. Kita mati bersama Kristus dan bangkit bersama-Nya,” ungkapnya penuh keyakinan.

Perjamuan Kudus dan Persembahan Syukur

Setelah firman, Perjamuan Kudus dilayani oleh Gembala Sidang, Pdt. Heberth S. Wahilaitwan. Jemaat mengambil bagian dalam roti dan anggur sebagai lambang tubuh dan darah Kristus dengan penuh hormat dan ucapan syukur.

Ibadah dilanjutkan dengan persembahan oleh para pelayan gereja, sebagai wujud syukur dan ketaatan kepada Tuhan.

Informasi Jemaat dan Penutup yang Menghangatkan

Warta jemaat disampaikan oleh Sekretaris GBI MILOS, Ibu Joice Jhulia Romroma, yang menyampaikan agenda pelayanan mingguan:

  • Selasa: Menara Doa
  • Rabu: Ibadah WGBI
  • Kamis: Komsel
  • Sabtu: Doa & Puasa serta Latihan Musik
  • Minggu: Ibadah Umum, Sekolah Minggu, dan Ibadah Pemuda

Sebagai bentuk apresiasi, jemaat memberikan ucapan terima kasih kepada Ps. F. Muliawan atas pelayanan firman yang menguatkan dan memberkati.

Ibadah ditutup dengan lagu pujian “Yesus Manise” dan “Bapa Terima Kasih”. Doa penutup dipimpin oleh Pdt. Johan Batmomolin, S.Pd, dan berkat damai sejahtera disampaikan oleh Gembala Sidang, Pdt. Heberth S. Wahilaitwan.

Kebersamaan yang Dipererat dalam Kasih Kristus

Sebagai penutup, seluruh jemaat dan pelayan Tuhan berfoto bersama, berjabat tangan, dan mengikuti sesi ramah tamah. Anak-anak pun diberkati secara khusus oleh para hamba Tuhan. Semua pulang membawa damai sejahtera dan sukacita dalam hati.

Betapa Tuhan mengasihi engkau dan saya, walaupun kita merasa tak sanggup lagi menghadapi hidup ini. Ia tetap memimpin kita dalam kebenaran melalui Roh Kudus-Nya.” Pesan Ps. F. Muliawan mengakhiri.