Suara Anak Negeri News

Jembatan Suara Rakyat

IKDKI Papua Barat Gelar Seminar Nasional: Dosen Katolik Dorong Aksi Nyata untuk SDGs di Tanah Papua

Laporan Paulus Laratmase

Manokwari, 5 November 2025 — Dalam rangka memperingati HUT ke-6 Ikatan Dosen Katolik Indonesia (IKDKI), Dewan Pengurus Wilayah IKDKI Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya akan menggelar Seminar Sehari bertema “Akselerasi Aksi dan Kontribusi Dosen Katolik dalam Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Tanah Papua.” Kegiatan yang dijadwalkan pada 15 November 2025 di Auditorium Hotel Oriestom Bay Manokwari ini diharapkan menjadi momentum penting bagi para dosen Katolik untuk mempertegas kontribusi akademik dan moral mereka dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Ketua Panitia, Dr. Aluisius Edi, menyampaikan bahwa seminar ini disiapkan sebagai wadah refleksi dan kolaborasi baik di antara akademisi Katolik maupun pada jajaran pengambil kebijakan di daerah. “Kami ingin agar nilai-nilai iman Katolik benar-benar menyatu dalam praktik tridharma, terutama melalui riset dan pengabdian yang menyentuh kebutuhan masyarakat di Papua,” ungkapnya. Panitia juga menargetkan agar hasil seminar menghasilkan rekomendasi strategis bagi lembaga pendidikan Katolik dalam mengintegrasikan Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam kebijakan akademik dan kegiatan sosial.

Kegiatan ini akan menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, termasuk Ketua IKDKI Pusat, Prof. Dr. Agustinus Purnawirawan, perwakilan Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat, tokoh Gereja Katolik, serta akademisi dan pemerhati lingkungan. Diskusi panel akan membahas berbagai perspektif seputar peran dosen Katolik dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan ilmu pengetahuan, keadilan sosial, dan keutuhan ciptaan. Seminar juga akan diselenggarakan secara hybrid, sehingga dapat diikuti oleh anggota IKDKI dari berbagai wilayah di Indonesia.

Ketua IKDKI Wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya, Prof. Dr. Robert Hammar, dalam komentarnya menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis bagi gerakan akademik Katolik di kawasan timur Indonesia. “Papua memiliki tantangan pembangunan yang kompleks, dan di sinilah pentingnya peran dosen Katolik sebagai jembatan antara ilmu dan iman. Melalui forum seperti ini, kita ingin memperlihatkan bahwa dunia akademik Katolik tidak hanya berpikir, tetapi juga bertindak untuk keadilan sosial dan kelestarian ciptaan,” ujar Prof. Hammar. Ia juga menambahkan bahwa semangat kolaborasi lintas kampus Katolik harus menjadi motor penggerak perubahan dalam bidang pendidikan dan kemasyarakatan.

Selain sesi ilmiah, acara HUT ke-6 IKDKI juga akan diwarnai dengan penampilan seni dari Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) DPD Papua Barat, sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya lokal. Melalui kegiatan ini, IKDKI ingin menegaskan kembali panggilan profetis para dosen Katolik di Tanah Papua: mendidik dengan cinta, membangun dengan iman, dan melayani dengan harapan.