May 2, 2026

Ricky Jauwerissa Dorong Percepatan Blok Masela dan Prioritas Tenaga Lokal

Screenshot_20260502-084459

Blok Masela Dikebut, Bupati Tanimbar Tekankan Peran SDM Lokal
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki – Ricky Jauwerissa menegaskan komitmennya mendorong percepatan Proyek Strategis Nasional Gas Abadi Blok Masela, sekaligus menuntut perhatian serius terhadap keterlibatan tenaga kerja lokal dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Komitmen tersebut disampaikan usai pertemuannya dengan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung di Jakarta, Rabu (29/4/2026).

Dalam pertemuan itu, percepatan tahapan proyek menjadi fokus utama pembahasan pemerintah pusat bersama SKK Migas, INPEX, serta pemerintah daerah.

“Pertemuan dengan Wamen ESDM RI di Jakarta untuk membicarakan terkait dengan percepatan pembangunan Blok Masela. Di mana hari ini yang menjadi konsen dari Pemerintah Pusat atau Kementerian ESDM bersama dengan rekan-rekan SKK Migas maupun INPEX dan juga Provinsi maupun Kabupaten yaitu bagaimana mempercepat tahapannya yang dimulai dengan groundbreaking,” jelas Ricky.

Peran Tim Terpadu dan Dampak Sosial
Di balik dorongan percepatan tersebut, Ricky menekankan pentingnya tahapan awal yang matang, termasuk peran Tim Terpadu (Timdu) dalam mengkaji dampak sosial sebelum pembangunan dimulai.

“Sebelum memulai groundbreaking maka akan ada yang namanya Timdu (Tim Terpadu) terkait dengan penambahan dampak sosial yang akan mengkaji terkait dengan pelepasan kawasan hutan atau tanah adat bahkan hak ulayat masyarakat,” tegasnya.

Ia menilai, kajian tersebut penting untuk memastikan proses pembangunan tidak mengabaikan hak-hak masyarakat serta meminimalisir potensi konflik di kemudian hari.

Tekankan Prioritas Tenaga Lokal
Bupati Tanimbar itu juga secara khusus menitipkan pesan kepada pemerintah pusat agar tidak mengabaikan kesiapan sumber daya manusia lokal. Menurutnya, percepatan proyek harus berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat setempat.

“Bagaimana memperhatikan manpower atau tenaga lokal khususnya kami orang Tanimbar yang akan berpartisipasi dalam pembangunan kilang Blok Masela tersebut,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa fokus berlebihan pada seremoni awal berpotensi mengabaikan aspek penting lain yang menentukan keberhasilan proyek ke depan.
“Jangan hanya sibuk atau fokus pada satu masalah yaitu groundbreaking tetapi lupa bahwa bagaimana tenaga-tenaga lokal juga harus disiapkan,” katanya.

Dorong Aksi Nyata dan Pelatihan Vokasi
Ricky juga menyoroti belum terealisasinya janji pelatihan vokasi dari pihak terkait, meskipun anggaran disebut telah tersedia. Ia menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan langkah konkret, bukan sekadar wacana. “Kami di Tanimbar butuh aksi, yang kami minta aksinya. Ini yang kami tunggu,” ungkapnya.

Sebagai langkah nyata, Pemerintah Daerah telah memulai pelatihan vokasi bagi generasi muda Tanimbar dengan dukungan pihak swasta, sembari terus mendorong investor untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.

Dorongan percepatan Blok Masela yang disuarakan Bupati Ricky Jauwerissa menegaskan bahwa pembangunan strategis nasional di Tanimbar diharapkan tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui keterlibatan dan peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal.(rls:tanimbar.go.id/jk)