April 24, 2026

Inpex Masela Siap Tandatangani HoA dengan PLN, PGN, dan Pupuk Indonesia

inpex

Manajement Inpex yang mendatangi SKK Migas Senin (24/02/2025), di Jakarta: (1) Hiroshi Kato, Managing Executive Officer & SVP Global Energy Marketing (2) ⁠Koichi Okamoto, Executive Officer & VP Global Energy Marketing (3) ⁠Akihiro Watanabe, Presdir Inpex Masela (4) ⁠Hideya Kawaguchi, Senior Manager Gas&Oil Comercial (5)⁠Takasshi Aoyama, Head of Gas Marketing.

Laporan Paulus Laratmase

Jakarta, suaraanaknegerinews.com – Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengungkapkan kabar gembira terkait rencana penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara Inpex Masela Ltd, PT PLN (Persero), PT PGN Tbk, dan PT Pupuk Indonesia. Rencana penandatanganan ini akan dilakukan pada acara Convex IPA yang digelar 20-24 Mei 2025 di ICE, BSD, Tangerang Selatan, Banten. Djoko mengungkapkan hal ini setelah menerima laporan dari pihak manajemen Inpex yang mengunjungi SKK Migas pada Senin, 24 Februari 2025.

Djoko menjelaskan bahwa Inpex Masela Ltd, di bawah Inpex Corporation, akan segera memulai negosiasi penjualan gas blok Masela kepada sejumlah pihak, termasuk PLN, PGN, dan Pupuk Indonesia. Di samping itu, Djoko juga menyampaikan bahwa Inpex berencana untuk mengumumkan dimulainya tahap Front End Engineering Design (FEED) pada April 2025 mendatang.

Manajemen Inpex yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Hiroshi Kato (Managing Executive Officer & SVP Global Energy Marketing), Koichi Okamoto (Executive Officer & VP Global Energy Marketing), Akihiro Watanabe (Presdir Inpex Masela), Hideya Kawaguchi (Senior Manager Gas & Oil Comercial), dan Takasshi Aoyama (Head of Gas Marketing).

Inpex, yang berdiri di Jepang, memulai eksplorasi minyak dan gas di Indonesia sejak tahun 1966 melalui pendirian NOSOPEX (North Sumatra Offshore Petroleum Exploration Co., Ltd.), yang menjadi cikal bakal INPEX CORPORATION. Pada tahun 1966, Inpex menandatangani kontrak bagi hasil (PSC) dengan pemerintah Indonesia untuk Blok Offshore Mahakam.

Pada awal 1970-an, Inpex bekerja sama dengan Unocal (sekarang Chevron) dalam Unit Attaka. Produksi minyak dan gas dimulai pada tahun 1972 dan melibatkan penemuan lapangan-lapangan besar seperti Bekapai, Handil, Tambora, Tunu, dan Peciko. Pada 2017, kontrak PSC Offshore Mahakam berakhir. Selain itu, Inpex juga terlibat dalam berbagai proyek lainnya di Indonesia, termasuk Blok B Laut Natuna Selatan dan Blok Kalimantan Timur, yang berakhir pada 2017 dan 2018.

Saat ini, Inpex terlibat dalam empat proyek di Indonesia: Blok Masela (sejak 1998) dan Blok Babar Selaru (sejak 2011) sebagai operator, serta Blok Berau (Proyek LNG Tangguh sejak 2001 dengan BP sebagai operator), dan Blok Sebuku (sejak 2010) serta Blok Sebuku Barat (sejak 2012) bersama Mubadala.

Baca juga:

Lapor Pak! Inpex Siap Tandatangani HoA dengan Pupuk, PLN dan PGN