April 22, 2026

Jadi Pembina Upacara : Kepala MAN Sawahlunto Berikan Amanat Berisi Apresiasi dan Harapan  

SAWAHLUNTO, 06 Oktober 2025 Di bawah langit pagi yang berselimutkan kabut tipis khas dataran tinggi, halaman MAN Kota Sawahlunto kembali menjadi saksi bisu atas khidmatnya pelaksanaan upacara bendera, Senin pagi (6/10). Derap langkah para petugas upacara, semangat yang menyala dari setiap peserta, dan tiupan angin yang mengibarkan Sang Merah Putih menciptakan suasana yang sarat makna dan rasa bangga.

Dalam upacara yang penuh khidmat itu, Kepala MAN Kota Sawahlunto, Bapak Dafril Tuanku Bandaro, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya yang sarat inspirasi dan refleksi, beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh petugas upacara, pelaksana kegiatan, serta siswa-siswi yang telah berpartisipasi dengan penuh dedikasi.

“Saya mengapresiasi kerja keras semua pihak yang telah menyukseskan upacara hari ini. Kalian adalah representasi dari semangat madrasah ini semangat untuk tumbuh, berprestasi, dan menjaga nilai-nilai luhur,” ujar Dafril dengan suara tenang namun penuh wibawa.

Lebih lanjut, dalam amanat yang tak sekadar menjadi formalitas, Dafril memaparkan berbagai kegiatan penting yang telah mewarnai kehidupan madrasah selama satu bulan terakhir.

Salah satunya adalah partisipasi aktif dalam penilaian Adipura, sebuah ajang yang tak hanya mengukur kebersihan fisik lingkungan, tetapi juga mencerminkan budaya peduli dan tanggung jawab terhadap alam yang ditanamkan sejak dini kepada para siswa.

Tak kalah membanggakan, MAN Kota Sawahlunto juga telah menyelenggarakan dan mengikuti ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat kota hingga provinsi. Sebanyak 13 siswa terpilih telah mengharumkan nama madrasah dengan mewakili kota dalam ajang bergengsi tersebut.

“Kalian adalah anak-anak tangguh. Prestasi ini bukan hanya milik kalian, tapi milik kita semua. Bukti bahwa madrasah ini mampu bersaing dan berdiri sejajar dengan sekolah-sekolah terbaik lainnya,” tutur Dafril disambut tepuk tangan bangga dari peserta upacara.

Menjawab tantangan zaman, MAN Kota Sawahlunto juga meluncurkan sebuah inovasi literasi yang unik dan sarat makna—pembuatan kata-kata inspiratif dalam tiga bahasa: Indonesia, Inggris, dan Arab.

Tujuan dari inovasi ini, seperti dijelaskan oleh Dafril, adalah untuk membangun karakter, memperluas wawasan linguistik, dan menanamkan nilai-nilai positif di kalangan siswa. Kata-kata ini akan dipajang di sudut-sudut madrasah, menjadi pengingat bahwa kebajikan dapat dimulai dari hal-hal kecil, dari kata yang menggerakkan hati.

Tak lupa, Dafril juga menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas, khususnya bagi siswa-siswi pengguna sepeda motor. Dengan nada tegas namun penuh kasih, beliau mengingatkan agar para siswa senantiasa mengutamakan keselamatan, menaati rambu, dan menjadi pelopor etika berkendara.

“Jangan hanya pintar di kelas. Jadilah cerminan akhlak mulia di jalan raya. Gunakan helm, patuhi aturan, dan ingat bahwa orang tuamu menunggumu pulang dalam keadaan selamat.”

Sebagai penutup, beliau mengimbau seluruh warga madrasah untuk menjaga sarana dan prasarana yang ada. Sebab, fasilitas adalah bagian dari proses belajar. Menjaganya berarti turut menjaga masa depan madrasah.

Kontributor: Nofri Hendra

Editor : DTB