April 24, 2026

Jadi Pembina Upacara Perdana : Ka.Kankemenag Motivasi Belajar Siswa MAN Sawahlunto

 

SAWAHLUNTO–Mentari pagi belum tinggi, namun halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto telah ramai. Senin, 14 Juli 2025, menjadi penanda babak baru tahun ajaran 2025/2026. Pada pagi yang sarat harap itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Sawahlunto, H. Dedi Wandra, tampil sebagai pembina upacara bendera perdana, membawa pesan semangat yang menggema di antara tiupan angin pagi dan derap langkah generasi penerus bangsa.

Langit bersih menjadi saksi khidmatnya upacara. Di bawah bayang sang saka merah putih yang berkibar gagah, hadir Kasubbag TU Mustatir, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Syafruddin, Pengawas Madrasah Abdul Gani, serta para pimpinan madrasah se-Kota Sawahlunto seperti Kepala MTsN 1 Yuhendri Candra dan Kepala MIN 1 Asrin. Para Wakil Kepala, Kaur TU, guru-guru, serta tenaga kependidikan turut menyatukan diri dalam barisan semangat yang terjaga. Tak ketinggalan, para guru muda dari UIN Imam Bonjol Padang ikut meresapi makna momen ini.

Pelaksana upacara pengurus OSIM dan Paskibra MAN Sawahlunto, yang tampil penuh dedikasi. Setiap aba-aba mereka mengalun serempak, menciptakan harmoni disiplin dan kebersamaan.

Dalam amanatnya, H. Dedi Wandra menyulut semangat siswa dan seluruh insan madrasah. Dengan suara yang lantang sarat makna, ia mengajak para peserta didik menjadikan tahun ajaran baru ini sebagai tonggak kebangkitan intelektual dan spiritual.

”Hari ini, 14 Juli 2025 menjadi gerbang tahun ajaran 2025/2026. Hari ini, di semua sekolah dan madrasah se-Indonesia, pembelajaran dimulai dengan upacara perdana dan pembukaan MATSAMA secara serentak,” tutur Kakankemenag dalam amanatnya.

Ia menekankan pentingnya akhlak, kedisiplinan, dan semangat juang dalam menuntut ilmu. Madrasah, katanya, bukan hanya tempat mencetak pelajar pintar, tapi tempat tumbuhnya karakter mulia, insan yang utuh berilmu, beradab, dan berbakti.

Khusus kepada para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MAN Kota Sawahlunto, Kakankemenag berpesan agar terus berinovasi, berkreasi, dan tak henti meningkatkan kualitas pengawasan terhadap peserta didik, demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan penuh inspirasi.

”Kemajuan madrasah tak bisa dilepaskan dari semangat para guru untuk terus berkembang. Jadilah penggerak perubahan, bukan hanya pengajar,” pesannya menutup amanat.

Pagi itu, bukan hanya bendera yang berkibar. Harapan pun melambung tinggi. Di halaman madrasah, di antara derap langkah siswa dan sorot mata penuh mimpi, lahir kembali semangat untuk belajar, berjuang, dan bermakna.

Dan dari podium sederhana tempat Dedi Wandra berdiri, mengalir narasi yang kelak akan menjadi kisahb: bahwa pendidikan adalah perjalanan suci, dan madrasah adalah pelabuhannya.

Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril mengucapkan terima kasih kepada ka.kankemenag, H. Dedi Wandra yang telah sudi menjadi pembina upacara dan memberikan suntikan semangat belajar siswa. (N.H) Kontributor: Dafril, Tuanku Bandaro