“Jangan Takut Bersaksi Tentang Kristus” Seruan Pagi dari Pastor Pius di Taborat
Oleh : joko
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki_ Senin, 26 Mei 2025 – Kabut tipis masih menyelimuti Dusun Taborat di Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, saat suara doa mulai bergema dari Gereja Katolik Hati Kudus Yesus.
Pagi yang sejuk dan berawan itu menjadi saksi seruan penuh makna dari Pastor Pius Heljanan, MSC, Kuasi Paroki di gereja tersebut.
Dengan suara teduh namun tegas, Pastor Pius menyampaikan pesan Injil yang menggugah: “Jangan takut bersaksi tentang Kristus.”
Merujuk pada Injil Yohanes 15:26 – 16:4a, Pastor Pius menegaskan pentingnya keberanian umat untuk menyuarakan iman mereka di tengah dunia yang kerap kali memusuhi nilai-nilai kebenaran dan keadilan.
“Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.” (Yoh. 15:27)
Dalam renungannya, Pastor Pius menyoroti kenyataan bahwa banyak orang beriman justru merasa takut untuk bersaksi tentang imannya.
Mereka khawatir kehilangan pasangan hidup, pekerjaan, jabatan, bahkan popularitas.
Namun, menurutnya, menjadi saksi Kristus bukan hanya tentang berbicara, melainkan hidup dalam kebenaran, kejujuran, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat manusia.
“Mulailah hidup baik dan benar dari diri sendiri,” tegasnya. “Kita pasti akan menghadapi penolakan, kebencian, bahkan pengkhianatan, itu konsekuensi menjadi saksi Kristus. Tapi jangan takut, Yesus menyertai kita melalui Roh Penghibur dan Roh Kebenaran.”
Di tengah tantangan zaman yang makin kompleks, di mana suara kebenaran sering tenggelam oleh kepentingan dan kebisingan dunia, seruan Pastor Pius menjadi pengingat yang kuat: iman bukan untuk disembunyikan, melainkan untuk dihidupi dan dibagikan.
Gereja kecil di Taborat pagi itu tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang kebangkitan semangat para saksi Kristus.
“Tuhan bersamamu,” tutup Pastor Pius dengan senyum penuh keyakinan, membekas dalam hati umat yang hadir.