February 9, 2026

Kapolres Tanimbar Hadiri Doa Bersama Lintas Agama, Serukan Damai untuk Negeri

Oleh: joko

  1. Sinergi Pemerintah, Polisi, dan Tokoh Agama di Tanimbar: Doa Bersama Demi Kedamaian Indonesia, Bersama Jaga Persatuan dan Kedamaian Bangsa

Kapolres AKBP Ayani: “Persatuan adalah kunci membangun masa depan yang lebih baik, Lilin, doa, dan seruan damai menggema dari bumi Duan Lolat untuk Indonesia tercinta.”

Malam Damai di Taman Kota Saumlaki

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki – Suasana hening penuh haru terasa di Taman Kota Saumlaki, Selasa (02/09/2025) malam. Ratusan warga, pejabat daerah, tokoh agama, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan berkumpul dalam satu ikhtiar: doa bersama lintas agama untuk keselamatan bangsa Indonesia.

Acara yang digagas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar ini dihadiri Bupati Ricky Jauwerissa, S.E., Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, Rektor Universitas Lelemuku, tokoh agama lintas denominasi, perwakilan OKP dan Ormas, serta Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H.

Doa dan Seruan Damai

Kegiatan dibuka dengan prosesi pembakaran lilin dan flash light, sebagai simbol penerangan hati untuk merawat kedamaian negeri. Dilanjutkan dengan pembacaan seruan damai yang menegaskan empat hal penting:

  1. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
  2. Menolak segala bentuk kekerasan, provokasi, dan ujaran kebencian yang memecah persaudaraan.
  3. Mengutamakan dialog, musyawarah, dan gotong royong dalam menyelesaikan perbedaan.
  4. Memperkokoh kerukunan antarumat beragama sebagai pilar kehidupan damai dan harmonis.

Pesan Bupati: Damai untuk Indonesia

Dalam sambutannya, Bupati Ricky Jauwerissa menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat sehingga Kabupaten Kepulauan Tanimbar tetap aman dan kondusif. Ia juga menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa, baik dari masyarakat maupun aparat keamanan, dalam dinamika nasional belakangan ini.

“Semoga arwah mereka diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta penghiburan,” ungkap Bupati.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa damai adalah fondasi pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Dari Tanimbar, ia menyerukan harapan: “Mari kita serukan damai untuk Maluku, damai untuk Indonesia. Dari bumi Duan Lolat, kita titipkan doa untuk persatuan bangsa ini.”

Apresiasi Kapolres Tanimbar

Di sela acara, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah daerah. Menurutnya, doa bersama lintas agama ini adalah bukti cinta tanah air sekaligus energi positif dari masyarakat Tanimbar untuk Indonesia.

“Persatuan adalah kunci membangun masa depan yang lebih baik, dan kedamaian sejati lahir dari kebersamaan. Maluku tarus biking bae, Basudara tarus biking bae,” tegasnya.

Doa Lintas Agama: Simbol Kebersamaan

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin para tokoh agama dari Katolik, Islam, Hindu, dan Protestan.

Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa meski berbeda keyakinan, masyarakat Kepulauan Tanimbar mampu berjalan bersama, saling menopang, demi satu cita-cita: Indonesia yang damai, rukun, dan bersatu.

#humaspolreskeptanimbar