Khayal Pensiun
Yusufachmad Bilintention
Mungkinkah lampu pengatur padam,
atau terus berganti tanpa henti?
Mungkinkah mulut singa terkatup,
membiarkan buruan lepas dari marah?
Atau ini hanya ilusi kerjaku,
hampir tiba di garis akhir.
Garis itu tak berwarna, putus-putus,
seperti pesta hujan yang reda,
atau kemarau kering menunggu angin.
Musim pun berganti,
aku menanti air sejuk semilir,
bukan sengat mentari menempel kulit.
Di masa purnakerjaku yang melilit,
kutemukan teduh,
tempat jiwa beristirahat,
pelita lembut yang abadi.
Untuk tulisan lain silahkan buka:
https://yusufachmad-bilintention.blogspot.com
https://www.kompasiana.com/yusufachmad7283/dashboard/write
https://www.instagram.com/yusufachmad2018/?hl=enĀ
https://web.facebook.com/profile.php?id=61559794614211
Suaraanaknegerinews.com
https://medium.com/@yusufachmad2018
https://flipboard.com/@yusufachmad4bpu/bilintention-puisi-refleksi-atau-bilintention-literasi-sosial-spiritual-7barjr9ly