Kolaborasi Strategis: Pascasarjana UM Sumbar Siap Dukung Implementasi Program ‘Smart Surau’ Kota Padang
Padang, 4 Oktober 2025 – Wali Kota Padang, Fadly Amran, hadir sebagai narasumber kunci dalam Studium General Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah (UM) Sumatera Barat, Sabtu (4/10/2025). Dalam paparannya, Fadly Amran menegaskan pentingnya sinergi strategis antara pemerintah kota dengan dunia akademik dalam mendorong inovasi pembangunan, khususnya melalui program unggulan Smart Surau.
Program Smart Surau merupakan inisiatif Pemerintah Kota Padang untuk mentransformasi surau tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban dan pembelajaran masyarakat yang terintegrasi dengan teknologi. Konsep ini mencakup penguatan fungsi surau dalam pendidikan agama berbasis digital, pemberdayaan ekonomi komunitas, dan pelayanan sosial inklusif.
“Smart Surau adalah upaya kita menghadirkan masa depan dengan tidak melupakan jati diri. Untuk mewujudkannya, kami tidak bisa bekerja sendiri. Kehadiran dan kontribusi insan akademik seperti dari Pascasarjana UM Sumbar sangat kami butuhkan,” tegas Fadly Amran di hadapan 212 mahasiswa baru pascasarjana.
Respon pun datang dengan cepat dan konkret. Direktur Pascasarjana UM Sumatera Barat, Prof. Dr. Mahyudin Ritonga, S.Pd.I., M.A., sewaktu ditemua diruang kerjanya langsung menyambut positif dan menyatakan kesiapan lembaganya untuk turut serta mensukseskan program tersebut.
“Kami siap mendukung penuh program Smart Surau yang digagas Bapak Wali Kota. Pascasarjana UM Sumbar, melalui Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam yang unggul, memiliki sumber daya yang relevan dan kapabel untuk terlibat aktif,” deklarasikan Prof. Mahyudin.
Lebih lanjut, Prof. Mahyudin merinci bentuk dukungan yang dapat diberikan, antara lain:
Peningkatan Kompetensi guru MDTA/TQA sebagai upaya realisasi pembelajaran yang berkualitas
Penyusunan Kurikulum dan Modul Pembelajaran: Mengintegrasikan nilai-nilai keislaman nusantara dengan literasi digital.
Pendampingan dan Pemberdayaan Pengurus dan Penggerak Smart Surau: Melalui program pengabdian masyarakat oleh dosen dan mahasiswa.
Riset dan Inovasi: Mengkaji model Smart Surau yang paling efektif diterapkan untuk daerah seperti Kota Padang.
Pemanfaatan Jejaringan Alumni: Khususnya dosen lulusan Timur Tengah, untuk memperkaya perspektif keilmuan yang global namun tetap kontekstual.
Kolaborasi antara pemerintah kota dan kampus ini dinilai sebagai langkah strategis. Program Smart Surau mendapatkan fondasi keilmuan yang kokoh, sementara dunia akademik mendapatkan ruang aplikasi nyata untuk teori-teori yang dikembangkan, sehingga penelitian dan pengabdian masyarakat menjadi lebih berdampak langsung.
Dengan komitmen yang ditunjukkan dalam Studium General ini, terpancar optimisme bahwa kolaborasi strategis antara Pemko Padang dan UM Sumbar akan mempercepat terwujudnya Smart Surau sebagai model pusat peradaban masyarakat modern yang berkarakter dan religius.