May 2, 2026

Konfercab WKRI DPC St. Mikhael Atubul Da: Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Periode 2025-2028 dalam Suasana Kekeluargaan”

Laporan Paulus Laratmase

Pada Rabu, 2 April 2025, bertempat di Paroki St. Petrus dan Paulus Lorulung, Konferensi Cabang (Konvercab) Wilayah Kerja Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) DPC St. Mikhael Atubul Da telah sukses dilaksanakan. Acara dihadiri oleh Presidium WKRI/DPD WKRI Provinsi Maluku, Ibu Dela Masela, bersama Sekretaris DPW WKRI KKT Ibu Esy Kelbulan, serta Bendahara Wilayah Ibu Lodewina Kundre. Konfercab ini menjadi momentum penting dalam proses pemilihan ketua dan wakil ketua DPC WKRI St. Mikhael Atubul Da untuk periode masa bakti 2025-2028.

Suasana Konfercab yang Penuh Kehangatan

Presidium WKRI DPD Provinsi Ambon, Ibu Dela Masela, membuka acara dengan sambutan yang mengingatkan seluruh peserta akan arti pentingnya keberlanjutan kepemimpinan yang baik dalam organisasi, serta peran strategis WKRI dalam pemberdayaan wanita Katolik di tingkat stasi, paroki dan keuskupan dan keterlibatan dalam berbagai program negara melalui pemerintahan di kampung Atubulda. Dela Dasmasela juga  menyampaikan bahwa Konfercab adalah forum yang tidak hanya untuk memilih pemimpin, tetapi juga sebagai ajang konsolidasi untuk memperkuat hubungan antar anggota.

Proses Pemilihan Calon Ketua DPC WKRI St. Mikhael Atubul Da

Pada sidang pleno pertama, proses pemilihan calon ketua dimulai dengan penyampaian visi dan misi dari masing-masing calon yang telah terdaftar. Keempat calon yang diusung adalah Ibu Sofia Samponu, Ibu Sina Sakliresi, Ibu Maria Luturyali, dan Ibu Emy Samponu. Mereka semua memiliki pengalaman dan komitmen yang kuat untuk memajukan WKRI di Cabang St. Mikhael Atubul Da.

Ibu Sofia Samponu, salah satu calon yang cukup diperhitungkan, mengungkapkan visinya tentang pentingnya kerja sama antar anggota WKRI untuk memperkuat peran perempuan dalam membangun gereja dan masyarakat yang lebih baik. “Organisasi WKRI menjadi wadah bagi perempuan dalam  pendampingan spiritual dan sosial, serta penguatan peran keluarga dalam mendukung perkembangan anak-anak baik dalam keluarga, gereja dan lingkungan masyarakat,” tegas Sofia.

Ibu Sina Sakliresi, yang juga merupakan salah satu calon, memfokuskan visinya pada pengembangan program-program pelatihan untuk perempuan, agar mereka lebih siap menghadapi tantangan zaman. Sina berharap WKRI St. Mikhael Atubul Da bisa menjadi wadah yang lebih inklusif dan mampu menarik minat perempuan muda untuk bergabung dalam organisasi ini.

Ibu Maria Luturyali menyampaikan bahwa perlu ada peningkatan komunikasi dan kerjasama yang lebih baik antara anggota WKRI dengan pihak-pihak terkait di luar organisasi, seperti gereja dan pemerintah setempat dan berharap agar WKRI menjadi lebih aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sidang Pleno Keempat: Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua

Pada sidang pleno keempat, acara puncak dari Konfercab, seluruh peserta konfercab diberikan kesempatan untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua untuk masa bakti 2025-2028. Pemilihan ini dilakukan secara demokratis dengan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti pengalaman, visi, dan komitmen dari masing-masing calon.

Setelah proses pemilihan yang berlangsung lancar dan tertib, hasilnya diumumkan oleh panitia pemilihan. Terpilihlah Ibu Sofia Samponu sebagai Ketua DPC WKRI St. Mikhael Atubul Da untuk periode 2025-2028, sementara Ibu Sina Sakliresi terpilih sebagai Wakil Ketua. Keputusan ini mendapatkan sambutan hangat dan penuh suka cita dari seluruh peserta konfercab.

Pesan dari Presidium WKRI DPD Provinsi Ambon

Ibu Dela Masela, sebagai Presidium WKRI DPD Provinsi Maluku, memberikan pesan penutupan yang penuh makna. Ia mengucapkan selamat kepada Ibu Sofia Samponu yang terpilih sebagai Ketua DPC WKRI St. Mikhael Atubul Da dan kepada seluruh pengurus baru yang akan bertugas dalam periode mendatang. Menurutnya, tugas kepemimpinan di dalam WKRI bukan hanya sekadar jabatan, tetapi juga panggilan untuk mengabdi kepada gereja dan sesama, terutama dalam memberdayakan perempuan dan keluarga dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. “Setiap anggota WKRI dapat bekerja sama dengan penuh semangat, saling mendukung, dan menjaga persatuan dalam pengabdian bagi keluarga, gereja, bangsa dan negara,” ungkap Dela Masela.

Penutupan dengan Kebersamaan

Konfercab WKRI DPC St. Mikhael Atubul Da ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ibu Lodewina Kundre, Bendahara Wilayah, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang penuh keakraban. Semua peserta merasa puas dengan jalannya acara yang berjalan lancar dan penuh kedamaian. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa WKRI St. Mikhael Atubul Da memiliki kekuatan untuk terus berperan aktif dalam kehidupan gereja dan masyarakat.