Langkah Terang Menuju OMI 2025: Kepala MAN Sawahlunto Berikan Motivasi Kepada Peserta
SAWAHLUNTO, 1 September 2025 Mentari pagi belum tinggi ketika Ruang Labor TIK Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto mulai dipenuhi semangat yang mengalir deras dari para siswa berprestasi. Suasana yang biasanya hening berubah menjadi panggung semangat dan harapan. Di tengah gemuruh doa dan harapan itu, Kepala MAN Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro , berdiri tegak penuh sarat kehangatan memberikan motivasi bagi para calon peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025.
Dalam kegiatan bertajuk “Langkah Terang Menuju OMI 2025”, Dafril menyampaikan pesan yang tidak hanya menyentuh akal, tetapi juga menggetarkan hati. Dengan suara lantang namun bersahaja, ia menanamkan keyakinan bahwa keberhasilan bukan sekadar hasil akhir, melainkan rangkaian panjang perjuangan, disiplin, dan keikhlasan.
“Kalian bukan hanya membawa nama MAN Kota Sawahlunto ini,” tutur Tuanku Bandaro menatap lekat para siswa, “tetapi juga membawa cahaya peradaban Islam yang cinta ilmu, cinta damai, dan cinta kemajuan.”
Dalam arahannya Dafril Tuanku Bandaro tidak sekadar berbicara tentang teknik menjawab soal atau strategi olimpiade. Ia berbicara tentang makna menjadi pelajar madrasah tentang akhlak, tanggung jawab, dan pentingnya belajar tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk umat dan bangsa.
Kegiatan motivasi ini merupakan bagian dari program pembinaan intensif OMI yang telah dimulai sejak bulan Agustus lalu. Diikuti oleh siswa-siswi terbaik dari berbagai jurusan, program ini dirancang untuk menggali potensi akademik sekaligus membentuk karakter tangguh yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Dalam kesempatan tersebut yang di hadiri Wakil Kepala bidang Kurikulum Oky Loly Weny dan guru pembimbing Fuara Dila Sasmi, Astri winanda, Imelga zusri, Agil Aditiya, Nada Deswita, Nurmala Dewi ikut terlibat aktif dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai sahabat belajar, pendengar setia, dan penyemai mimpi.
OMI 2025 yang akan digelar secara nasional pada Bulan ini menjadi panggung besar bagi siswa madrasah se-Indonesia untuk menunjukkan bahwa madrasah adalah pusat lahirnya generasi emas generasi yang berpikir kritis, berjiwa sosial, dan berakhlak mulia.