April 22, 2026

MAN Kota Sawahlunto Gelar Muhadarah: Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW Bersama Siswa Kelas XI Fase F3

SAWAHLUNTO, 26 September 2025 Di tengah semilir angin pagi yang lembut menyapa perbukitan kota warisan dunia, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto kembali mengukir makna dalam lembaran pendidikan spiritual. Sebuah kegiatan muhadarah dilangsungkan dengan penuh khidmat, mengusung tema “Nabi Muhammad SAW Sebagai Suri Teladan Bagi Umat Islam.” Yang menjadi pelaksana dalam agenda mulia ini adalah para siswa kelas XI fase F3 di bawah bimbingan wali kelas Vivied Nopidtrianis yang tampil dengan semangat membara dan penuh ketulusan hati.

Muhadarah yang dilaksanakan di halaman utama madrasah ini bukan sekadar rutinitas. Ia adalah wujud pembentukan nilai-nilai Islami yang tertanam dalam hati dan diwujudkan dalam aksi.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk melatih keberanian berbicara di depan umum, tetapi juga menjadi sarana untuk merefleksikan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh Nabi Muhammad SAW. “Kami ingin menjadikan Rasulullah tidak hanya sebagai tokoh sejarah, tetapi sebagai sosok yang hidup dalam perilaku kami dalam tutur kata, dalam sikap terhadap sesama, dan dalam semangat menebar rahmat bagi alam semesta.

Berbagai penampilan dihadirkan dalam muhadarah kali ini. Ada yang membawakan Khotbah Jumat radhit yang menggugah jiwa dengan judul Menjaga lisan di era digital, ada pula yang menampilkan MSQ dengan Judul Nabi Muhammad SAW suri teladan Umat Islam dengan diksi yang memesona, yang menyampaikan kisah-kisah inspiratif dari perjalanan hidup Rasulullah SAW dari masa kecil yang penuh kesabaran, hingga perjuangan dakwah yang tak pernah lelah, meski dihujani caci maki dan derita. Setiap bait, setiap kata, seakan menjadi jembatan yang menghubungkan generasi muda hari ini dengan semangat kenabian yang tak lekang oleh waktu.

Plh Kepala MAN Kota Sawahlunto, Syafri Ervandi , dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada pelaksana. Selanjutnya rasa bangga atas inisiatif dan semangat siswa. “Di era modern ini, penting bagi kita untuk terus menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah. Rasulullah SAW bukan hanya pemimpin agung, tetapi juga guru sejati dalam membentuk peradaban. Melalui kegiatan muhadarah seperti ini, kita tidak hanya mendidik intelektual siswa, tetapi juga menumbuhkan kepekaan ruhani mereka,” ungkap Ervandi dengan nada teduh namun tegas.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah agar langkah para siswa tetap berada di jalan yang diridhai, dan agar keteladanan Rasulullah SAW senantiasa menyinari perjalanan hidup mereka.

Kontributor : Nofri Hendra

Editor : DTB