April 22, 2026

Menjulang di Pentas Dunia : Dr. Julhadi, Ketua Prodi S3 Studi Islam UM Sumbar Jadi Narasumber Konferensi Internasional di UMAM Malaysia

Malaysia, 26 September 2025 –

Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat kembali menorehkan prestasi gemilang. Kali ini datang dari sosok akademisi yang sekaligus menjadi nahkoda Program Doktoral Studi Islam Pascasarjana UM Sumbar, Dr. Julhadi. Ia didaulat menjadi narasumber dalam konferensi internasional bergengsi di Universiti Malaya Al-Mustaqim (UMAM), Malaysia, dengan membawakan tema “Kontribusi Muhammadiyah dalam Pendidikan Islam di Asia.”

Di hadapan forum ilmiah yang dihadiri akademisi lintas negara, Dr. Julhadi tampil penuh wibawa. Ia memaparkan betapa panjang dan luasnya kontribusi Muhammadiyah dalam membumikan nilai-nilai Islam melalui pendidikan. Bagi Julhadi, Muhammadiyah bukan sekadar organisasi, melainkan sebuah gerakan pencerahan yang menanamkan pengaruhnya dari ruang kelas sederhana hingga ke jagat internasional. “Pendidikan adalah jalan peradaban. Muhammadiyah telah menorehkan tapak emasnya, dari desa hingga kota, dari nusantara hingga mancanegara. Inilah sumbangsih nyata Islam dalam membentuk generasi yang berilmu dan berakhlak,” tuturnya penuh semangat.

Konferensi internasional tersebut turut dihadiri tokoh penting dari UM Sumbar. Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Mahyudin Ritonga, M.A., hadir sebagai pembicara utama. Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mengibarkan bendera kelas dunia. “Kita harus melangkah lebih jauh. Menjadi universitas kelas dunia bukan sekadar mimpi, tetapi cita-cita yang diwujudkan melalui kontribusi nyata dosen dan mahasiswa di panggung internasional. Apa yang kita lakukan di Malaysia hari ini adalah salah satu jalannya,” ungkap Prof. Mahyudin dengan nada optimis.

Konferensi ini juga diramaikan oleh pemikir-pemikir Malaysia, antara lain Dr. Farhan Habibi dan Dr. Sanusi, yang menghadirkan perspektif berharga mengenai dinamika pendidikan Islam di era modern. Pertukaran gagasan antara Indonesia dan Malaysia menghadirkan nuansa intelektual yang kaya, memperkuat jalinan serumpun yang tak hanya sekadar hubungan budaya, tetapi juga ikatan keilmuan yang mendalam.

Bagi UM Sumbar, momentum ini menjadi bukti bahwa kiprah dosennya tidak berhenti di ranah lokal. Keterlibatan Dr. Julhadi di pentas internasional adalah lambang dari keteguhan komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan pencerahan. Ia adalah suara dari ranah Minangkabau yang kini menggema hingga negeri jiran, menegaskan bahwa ilmu pengetahuan tidak mengenal batas.

Dengan torehan ini, Pascasarjana UM Sumbar kian tegak berdiri sebagai rumah ilmu yang menyiapkan generasi pemikir kelas dunia. Dan melalui langkah Dr. Julhadi di UMAM Malaysia, tersampaikan pesan yang jelas: bahwa pendidikan Islam, bila dibawa dengan visi pencerahan, akan selalu menjadi suluh yang menerangi Asia, bahkan dunia.