MAN Kota Sawahlunto Serahkan Piagam Penghargaan kepada 22 Siswa Berprestasi dalam Olimpiade Nasional Lembaga Prestige 2025
SAWAHLUNTO, 15 September 2025 Di bawah langit biru yang bersih, di akhir Upacara Bendera hari Senin, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto menggelar momen bersejarah pada Senin pagi sebagai bagian dari rangkaianupacara Bendera . Dalam suasana yang penuh haru dan bangga, sebanyak 22 siswa menerima piagam penghargaan atas prestasi gemilang mereka dalam Olimpiade Nasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Prestige (Prestasi Gemilang Indonesia Cemerlang).
Acara ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi penanda bahwa bara semangat juang para pendahulu bangsa masih menyala dalam dada generasi muda. Mereka yang berdiri di tengah lapangan bukan hanya pemenang lomba, tapi juga duta masa depan mereka yang menjadikan ilmu sebagai jalan kemerdekaan hakiki.
Olimpiade yang diadakan secara nasional oleh Lembaga Prestige tahun 2025 ini merupakan ajang bergengsi yang menguji intelektual dan karakter pelajar dari seluruh pelosok negeri. Dari ribuan peserta yang bersaing dalam berbagai bidang seperti Matematika, Sains, Bahasa Inggris, Ekonomi, PKn Geografi , sebanyak 22 siswa dari MAN Kota Sawahlunto berhasil menorehkan tinta emas, mengukuhkan posisi mereka di tingkat nasional.
Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril Tuanku Bandaro , dalam sambutannya yang penuh makna, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa dan guru pembimbing. “Hari ini, kita bukan hanya merayakan prestasi, tapi juga meneguhkan komitmen untuk menjadikan madrasah sebagai pusat keunggulan intelektual dan akhlak mulia,” ucap Dafril dengan suara yang menggema di Halaman MAN Kota Sawahlunto.
Para siswa yang menerima penghargaan tampak berseri. Di mata mereka terpantul semangat kemerdekaan yang baru bukan dari perang dan senjata, tetapi dari ketekunan, kerja keras, dan kecintaan pada ilmu pengetahuan.
Prestasi ini tentu tidak terlepas dari kerja keras para guru pembimbing yang tanpa lelah membina, memotivasi, dan membimbing siswa di luar jam pelajaran. Mereka adalah para pahlawan sunyi yang tak meminta sorak sorai, namun selalu hadir di balik setiap keberhasilan.
“Ini adalah bukti nyata bahwa dengan kolaborasi yang baik antara siswa, guru, dan orang tua, kita bisa menembus batas. Semoga ke depan, lebih banyak lagi siswa kita yang mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Tuanku Bandaro .
Dalam balutan nuansa penyerahan piagam ini menjadi refleksi akan pentingnya peran lembaga pendidikan dalam membangun bangsa. MAN Kota Sawahlunto menunjukkan bahwa madrasah bukan sekadar lembaga keagamaan, tetapi juga institusi yang mampu melahirkan generasi berprestasi, cerdas, dan berkarakter.
Kontributor : Nofri Hendra
Editor : DTB