April 20, 2026

Melalui Berbagi Cerita, Pastor Ponsianus Ajak Anak-anak Peduli Dan Kasih Kepada Sesama

Oleh : joko

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki_ BERBAGI BERSAMA ANAK-ANAK HEBAT : HKY PUNG CARITA DI AKHIR MARET*
Berbagi Cerita yang sangat inspiratif dan penuh kasih bagi kita semua, terutama bagi para Seminaris, Pemazmur & Lektor dalam misa pagi di Gereja Hati Kudus Yesus Olilit Baru, yang adalah Putra/i Paroki.

Melalui Cerita tentang anak kecil membawa adiknya yang telah mati di pundaknya untuk dimakamkan, dan jawabannya yang menyentuh hati, “Dia Tidak Berat, Dia Adikku”, sangat menggambarkan kasih dan kepedulian yang tulus.

Cerita ini disampaikan Vikaris Episkopal wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya, RD Ponsianus Ongirwalu di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus, Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Senin (31/3/25).

Pastor menuturkan adalah seorang tentara yang tidak disebutkan namanya dimana saat itu di Jepang, dalam situasi peperangan tentara itu memiliki sikap yang tidak peduli dan kasar.

Tentara itu berkata :
“Buang saja! Supaya kamu tidak capek”.
Si Kecil menjawab:”Diat tidak berat dia adikku”.

Setelah mendengar jawaban anak kecil “Diat tidak berat, dia adikku”, tentara itu menjadi terharu dan menangis, menunjukkan bahwa ia telah menyadari kesalahan sikapnya dan memiliki perubahan hati.

“Alangkah indahnya bila kita semua berkata : Jika dia jatuh, aku angkat… jika ia capek, aku tolong…
jika ia lemah, aku kuatkan…
jika ia salah, aku maafkan…
Jika seandainya saja semua meninggalkannya, akan aku bawa dia di atas pundakku, sungguh, dia TDK berat, dia saudaraku….”.sambung Pastor.

Adapun makna cerita ini mengingatkan kita untuk selalu peduli dan membantu sesama, terutama mereka yang membutuhkan dan dapat menunjukkan kasih yang tulus kepada sesama.

Selanjutnya Pastor memberi semangat kepada anak-anak dengan menyuarakan “Maju terus anak-anak hebat! berjuang mengembangkan diri, raih cita-cita dan impianmu, dan jadikan dirimu berguna bagi Gereja dan tanah air, S A L V E ”.(jk)