Menghidupi Kasih Sejati: Refleksi Pastor Pius Heljanan MSC dalam Kenangan Kunjungan Uskup Amboina ke Lauran
Oleh : joko
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, Jumat, 23 Mei 2025 – Suasana tenang menyelimuti Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Di Gereja Hati Kudus Yesus Lauran, umat Katolik mengenang sebuah momen bersejarah: kunjungan pastoral Uskup Amboina, Mgr. Seno Ngutra, yang terjadi beberapa waktu lalu.
Dalam suasana reflektif itu, Pastor Pius Heljanan, MSC, Kuasi Paroki setempat, kembali mengangkat pesan kasih sebagai inti dari panggilan hidup Kristiani.
Dalam renungan yang disampaikannya, Pastor Pius mengutip Injil Yohanes 15:12-17, “Inilah perintah-Ku kepadamu: kasihilah seorang akan yang lain.”
Ayat ini menjadi pengantar bagi umat untuk merenungkan kembali makna kasih sejati dalam kehidupan bersama.
“Mengasihi itu mudah diucapkan, namun sulit diterapkan,” ujar Pastor Pius dengan suara bergetar.
Ia mengingatkan bahwa dalam relasi sosial, selalu ada perbedaan yang berpotensi memicu konflik, namun bagi Yesus, kasih terbesar adalah ketika seseorang mampu berkorban bagi sesamanya.
Lebih lanjut, Pastor Pius menekankan bahwa kasih yang sejati bukanlah kasih yang menuntut keseragaman, tetapi kasih yang merangkul keberagaman.
“Dalam kasih, jangan paksakan keseragaman. Hargailah keberagaman. Kasih sejati mempersatukan dan membangun komunitas persaudaraan,” ucapnya.
Kunjungan Uskup Seno Ngutra, menurut Pastor Pius, menjadi pengingat kuat bagi umat bahwa mereka adalah sahabat-sahabat Yesus.
“Sebagai sahabat Yesus, kita dipanggil untuk menghidupi kasih dalam tindakan nyata, bukan hanya dalam kata-kata,” tegasnya.
Renungan ini menjadi napas segar bagi umat Lauran, menguatkan semangat mereka untuk terus membangun kehidupan bersama yang rukun dan saling menghargai dalam terang kasih Kristus.