April 22, 2026

Mimpi Besar Pertanian Tanimbar: Jemmy Watumlawar Harap Investasi Hadirkan Industri Hilir

Oleh: joko

Kepala Dinas Pertanian Tanimbar Dorong Investasi: Dari Kelapa hingga Energi Terbarukan, dari Blok Masela hingga Agroindustri, Tanimbar Tata Peta Investasi Masa Depan

RUPM Tanimbar, Jalan Menuju Investasi Berkelanjutan di Daerah Kepulauan, Kepala Dinas Pertanian Tanimbar Soroti Potensi Pertanian dan Tantangan Investasi

Mimpi Pertanian Tanimbar yang Masih Tertunda

http://suaraanaknegerinews.com | Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jemmy Watumlawar, menegaskan pentingnya langkah strategis untuk menghidupkan sektor pertanian daerah. Menurutnya, mimpi besar untuk mengembangkan pertanian modern di Tanimbar masih terbentur keterbatasan anggaran.

“Kita sebenarnya bangun dari mimpi, apalagi dalam rangka INPEX, ini langkah strategis. Tapi berbicara investasi untuk pertanian masih jauh. Lahan kita luas, potensinya besar, tapi dana pembangunan belum tersedia,” ujarnya.

Ia mencontohkan komoditas kelapa yang ribuan hektar luasnya, namun hanya sebatas diolah menjadi kopra. “Kalau ada investasi, pihak ketiga bisa membangun industri kelapa. Begitu juga hortikultura seperti pisang, banyak terbuang karena pasarnya tidak menjangkau,” tambah Jemmy.

0-0x0-0-0#

Forum Diskusi: Merajut Strategi Investasi Daerah

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar Forum Group Discussion (FGD) pada Kamis, 4 September 2025, di Kantor Bupati Saumlaki. FGD ini menghadirkan pimpinan OPD dan pemangku kepentingan, membahas sinkronisasi kebijakan dan arah pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Asisten II Bupati Tanimbar, Agustinus Songopnuan, S.T., menekankan bahwa arah investasi harus berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Rencana aksi dituangkan dalam renstra. Pemberdayaan ekonomi masyarakat, koperasi, bumdes, dan UKM harus jadi prioritas,” katanya.

Arah RUPM: Dari Sektor Primer Hingga Pariwisata

Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) Kabupaten Tanimbar disusun dengan beberapa tujuan strategis, di antaranya:

  1. Mengidentifikasi kondisi umum dan isu strategis investasi.
  2. Merumuskan visi, misi, tujuan, dan sasaran investasi.
  3. Menyusun strategi kebijakan pengembangan wilayah.
  4. Menyediakan roadmap implementasi jangka pendek, menengah, dan panjang.

Fokus investasi meliputi:

  • Energi: Blok Masela (gas bumi), energi terbarukan (surya, angin, gelombang laut).
  • Pertanian, Perkebunan, Perikanan: Agroindustri, cold storage, ekonomi biru.
  • Pariwisata: Pantai, diving, ekowisata, pelestarian budaya.
  • Infrastruktur: Bandara, pelabuhan, jalan, telekomunikasi, listrik

    0-0x0-0-0#

Belajar dari IKN: Investasi Harus Berorientasi Rakyat

Plt. Kepala DPMPTSP Tanimbar, Yongki Souisa, A.STP, menegaskan pentingnya perencanaan yang matang.
“Kita belajar dari pengelolaan investasi di IKN. Untuk Blok Masela, harus dirancang agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, dokumen RUPM harus memiliki kualitas baik dari sisi data, kajian, hingga perumusan kebijakan, sehingga bisa menjadi pedoman bagi regulasi daerah.

Tantangan dan Harapan

Kabupaten Tanimbar memiliki kekuatan besar di sektor primer seperti pertanian, perikanan, dan perkebunan. Namun, tantangan yang dihadapi tidak ringan, antara lain:

  • Infrastruktur belum merata, masih terpusat di Saumlaki.
  • Investasi belum optimal memanfaatkan sektor primer.
  • Konektivitas antar-pulau terbatas, menghambat distribusi produk dan pariwisata.

Meski begitu, optimisme tetap ada. Jemmy Watumlawar menutup dengan nada penuh harapan:
“Saya dari Dinas Pertanian sangat apresiasi program ini. Dengan dukungan lintas sektor, Tanimbar bisa membangun pertanian dan sektor lainnya lebih baik lagi untuk masa depan daerah.”