April 26, 2026

Momen Sakral Penyerahan Anak Warnai Ibadah Minggu GBI MILOS Saumlaki

Oleh : joko

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, Minggu, 18 Mei 2025 – Udara pagi yang sejuk dan langit berawan menaungi kawasan Jalan Ir. Soekarno, tepat di belakang Kantor Pengadilan Saumlaki, saat Jemaat GBI MILOS menggelar ibadah Minggu yang berlangsung penuh sukacita dan kehangatan rohani.

Ibadah yang dimulai sejak pagi itu dipimpin oleh Worship Leader Piter Batlayeri dan melalui lantunan lagu-lagu pujian dan penyembahan, jemaat dibawa merasakan hadirat Tuhan secara mendalam.

Suasana ibadah menjadi semakin khidmat saat memasuki momen sakral: prosesi Penyerahan Anak.

Anak yang diserahkan dalam ibadah kali ini adalah Jayden Graziano Watumlawar, buah hati dari pasangan Jeck Watumlawar dan Nova Warbal.

Prosesi penyerahan dipimpin langsung oleh Gembala Sidang GBI MILOS, Pdt. Helberth S. Wahilaitwan, yang membuka sesi dengan refleksi singkat dari Matius 19:13–15.

“Dalam Alkitab, Yesus sendiri mengajarkan pentingnya membawa anak-anak datang kepada-Nya. Penyerahan anak bukan sekadar seremoni, tetapi tindakan iman untuk menempatkan kehidupan anak dalam penjagaan dan penyertaan Tuhan sejak usia dini,” tutur Pdt. Helberth.

Ia juga menjelaskan bahwa batasan usia anak yang dapat diserahkan berkisar antara delapan hari hingga dua belas tahun, sebagaimana dicontohkan dalam kisah penyerahan Yesus (Lukas 2:21–23).

Suasana menjadi semakin haru ketika kedua orang tua Jayden maju ke altar dan dengan penuh kasih, sang gembala memimpin doa berkat serta penumpangan tangan atas Jayden.

“Hari ini, saya nyatakan engkau menjadi bagian dari jemaat Tuhan yang sah dan diberkati dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus,” ucap Pdt. Helberth menutup prosesi tersebut.

Ibadah berlanjut dengan penyampaian firman Tuhan oleh Ev. Haris Boritnaban, S.Th, yang membawakan khotbah bertema Discipleship atau Pemuridan.

Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya pemuridan di tengah maraknya ajaran-ajaran yang menyesatkan umat Tuhan di era modern ini.

“Jika saudara memberi diri untuk dimuridkan, maka pertumbuhan rohani saudara akan sehat. Pemuridan adalah proses penting agar jemaat tidak mudah goyah oleh pengajaran yang menyimpang,” ujarnya.

Ev. Haris mengakhiri khotbah dengan mengutip ajaran Mishnah, “Jika Anda belajar banyak, jangan Anda sombong, karena Anda diciptakan memang untuk itu.”

Pesan ini menjadi penutup yang menggugah bagi seluruh jemaat untuk terus bertumbuh dalam iman dan pengenalan akan Tuhan.

Ibadah Minggu GBI MILOS pun berakhir dalam suasana penuh syukur dan penguatan rohani bagi setiap orang yang hadir.