April 23, 2026

Pastor Mahasiswa Asal Tanimbar Sampaikan Renungan Tentang Hidup Kekal dan Ketaatan

Oleh : joko

RD. Domincs Baldawins Masriat: “Harta Bukan Jalan Menuju Hidup Kekal, Imanlah Dasarnya”

RD. Domincs Baldawins Masriat Sampaikan Renungan Harian untuk Umat

http://suaraanaknegerinews.com  | Bertempat di Central Seminary, University of Santo Tomas (UST) Manila, Filipina, pada Senin, 18 Agustus 2025, RD. Domincs Baldawins Masriat, Pastor Mahasiswa asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia — memimpin renungan harian bertajuk Sejenak Sabda.

Dalam permenungannya, RD. Domincs mengangkat bacaan liturgi dari Kitab Hakim-Hakim 2:11-19 dan Injil Matius 19:16-22. Ia menekankan pentingnya ketaatan tanpa syarat kepada Tuhan serta penyerahan hidup sepenuhnya dalam iman, harapan, dan kasih.

Sejenak Sabda: Ketaatan yang Menyelamatkan

Dalam refleksinya, RD. Domincs menyampaikan tiga pokok pesan:

Pertama, ketaatan kepada Tuhan bukan hanya saat manusia berada dalam kesulitan, tetapi juga ketika memperoleh berkat. “Ketaatan sejati tidak boleh bersyarat. Kita jangan hanya taat ketika meminta, lalu lupa ketika sudah menerima kebaikan Tuhan,” ungkapnya.

Kedua, konsekuensi dari ketidaktaatan adalah penderitaan dan kehampaan. “Ketika kita menjauh dari Tuhan, hidup akan dipenuhi kesedihan, penindasan, dan penderitaan. Karena itu, taatlah kepada Tuhan agar hidup kita dipenuhi damai,” pesan Pastor mahasiswa UST Manila ini.

Ketiga, hidup kekal tidak diperoleh karena harta atau kekayaan melimpah, melainkan karena iman, pengharapan, dan kasih. “Harta penting sebagai sarana, tetapi bukan dasar keselamatan. Jangan sampai harta justru menjauhkan kita dari Tuhan,” tegasnya.

Harta sebagai Sarana Kasih

Lebih jauh, RD. Domincs mengajak umat untuk berani menjadikan harta sebagai sarana mengasihi sesama. “Hidup kekal kita raih dengan mengikuti Yesus sepenuh iman. Maka, harta yang kita miliki sebaiknya menjadi berkat, bukan penghalang menuju keselamatan,” pesannya penuh makna.

Doa dan Harapan

Renungan ditutup dengan doa penuh keteduhan: “Ya Allah, berkatilah kami agar kami sungguh-sungguh taat pada-Mu, bersyukur atas segala yang kami miliki, dan mampu menjadikannya jalan menuju hidup yang kekal.”

Dengan salam kasih dan doa, RD. Domincs Baldawins Masriat menutup Sejenak Sabda hari itu, meninggalkan pesan mendalam tentang ketaatan dan kebijaksanaan dalam menggunakan berkat kehidupan.