Pastor Pius Heljanan MSC: Ikut Yesus, Bahagia Kekal Menjadi Milikmu
Oleh: joko
Suara Iman dari Lauran: Pastor Pius Heljanan MSC Ajak Umat Hidup Sederhana dan Peduli, Jangan Terjebak Bahagia Semu, Fokuslah Pada Tuhan
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, Rabu (10/9/2025) – Suasana pagi yang tenang di Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, menjadi saksi permenungan rohani yang disampaikan oleh Pastor Pius Heljanan, MSC, dari Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran. Dalam renungannya, Pastor Pius mengajak umat untuk memaknai kembali arti sejati mengikuti Kristus.
“Berbahagialah orang yang miskin, celakalah orang yang kaya,” ungkapnya, merujuk pada Injil Lukas 6:20-26.
Menjadi Murid Kristus: Rela Melepaskan Kenyamanan
Menurut Pastor Pius, mengikuti Yesus bukan sekadar percaya secara formal, melainkan juga berani melepaskan segala hal yang membuat manusia terlalu nyaman. Iman yang sejati menuntut kerelaan untuk peduli, berbagi, dan hidup berdamai dengan sesama.
“Ikut Yesus berarti rela melepaskan segala hal yang membuat nyaman diri. Tuntutan Yesus jelas: beriman sungguh pada-Nya, peduli dan berbagi harta dunia dengan tulus, serta hidup baik dan berdamai dengan semua orang,” tegasnya.
Waspada Bahagia Semu
Pastor Pius juga mengingatkan umat agar tidak terjebak dalam “bahagia semu” yang kerap hadir melalui harta, jabatan, prestasi, atau popularitas. Semua itu, menurutnya, memang penting dalam kehidupan, tetapi bukanlah tujuan utama.
“Jangan habiskan waktu hanya untuk kumpulkan harta atau mengejar pangkat. Itu penting, tapi bukan utama. Fokuslah mencari Tuhan dan berbuat baik; maka bahagia kekal akan menjadi milikmu,” pesannya penuh kelembutan.
Pesan Humanis untuk Umat
Renungan singkat namun mendalam tersebut menjadi pengingat bahwa nilai iman, kepedulian, dan kesederhanaan harus tetap menjadi dasar hidup orang beriman. Dengan demikian, hidup bukan sekadar mengejar kesenangan duniawi, tetapi menapaki jalan menuju kebahagiaan sejati bersama Kristus.