Pesan Rohani dari Lauran: Kesetiaan dalam Hal Kecil Menjadi Jalan Menuju Hal Besar
Oleh: joko
Pastor Pius Heljanan, MSC: “Setia Itu Hadiah Terindah bagi Tuhan dan Sesama”
“Kesetiaan bukan sekadar kata, melainkan teladan hidup yang diwujudkan dalam iman dan tanggung jawab, setia dalam perkara kecil, maka engkau akan dipercayakan dalam perkara besar.”
http://suraaanaknegerinews.com | Saumlaki – Pagi itu, Sabtu, 30 Agustus 2025, suasana syahdu menyelimuti Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Dari altar sederhana, Pastor Pius Heljanan, MSC, gembala umat di Kuasi Paroki tersebut, menyampaikan pesan rohani penuh makna tentang arti sebuah kesetiaan.
Setiamu, Hadiah Terindah
Mengutip Injil Matius 25:14-30, Pastor Pius mengajak umat untuk merenungkan makna dari sabda Yesus: “Baik sekali perbuatanmu itu, hamba yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil.”
“Saudaraku, orang setia itu langka. Setia itu sulit dipraktikkan secara konsisten,” ujarnya penuh kehangatan. Menurutnya, Tuhan mengizinkan setiap orang hadir ke dunia dengan tujuan mulia.
Keunikan dan talenta yang dianugerahkan, kata Pastor Pius, tidak boleh dipendam atau disembunyikan, melainkan harus dikembangkan demi kebaikan bersama. Namun lebih dari sekadar bakat, kesetiaan adalah teladan hidup yang nyata.
Kesetiaan sebagai Anugerah
Pastor Pius menegaskan bahwa kesetiaan adalah hadiah terindah yang bisa dipersembahkan bagi Tuhan dan sesama. Kesetiaan itulah yang menjadi dasar dalam menjalankan tanggung jawab, membangun kepercayaan, serta menghadirkan berkat bagi orang lain.
“Persaksikan setiamu sebagai anugerah terindah untuk Tuhan dan sesama, dalam hal kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan padamu,” katanya.
Ia menekankan bahwa kesetiaan bukan hanya soal beriman, tetapi juga tentang berbuat baik secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. “Setialah dalam beriman, setialah dalam berbuat baik, dan setialah menjadi berkat bagi sesama,” tutupnya dengan penuh harapan.