April 16, 2026

RD. Domincs Baldawins Masriat: Bersama Bunda Maria, Gereja Tetap Hidup dan Terpelihara

Oleh : joko

http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina — Suasana pagi di Central Seminary, Universitas Santo Tomas (UST) Manila, Jumat, 9 Juni 2025, diwarnai suasana hening dan penuh kontemplasi.

Di balik tenangnya kampus Katolik terbesar dan tertua di Asia itu, seorang imam muda asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia, tampil membawakan renungan penuh makna dalam momen Sejenak Sabda harian.

Ia adalah RD. Domincs Baldawins Masriat, Pastor Mahasiswa asal Keuskupan Amboina yang kini tengah melanjutkan studi pastoral di Filipina.

Dalam peringatan Santa Perawan Maria, Bunda Gereja, RD. Domincs mengajak umat merenungi makna kehadiran Maria sebagai sosok ibu rohani yang tak pernah lelah menuntun anak-anaknya menuju Kristus.

“Ketika Yesus tergantung di kayu salib, Ia menyerahkan Maria kepada murid-Nya dan sebaliknya. Itulah momen ketika Maria menjadi Bunda Gereja — Bunda bagi kita semua pengikut Kristus,” ucapnya dalam renungan liturgis berdasarkan Injil Yohanes 19:25–34.

Dengan tutur lembut namun dalam, ia mengajak para mahasiswa dan umat yang mengikuti misa untuk merenung lebih jauh tentang relasi Gereja dan Maria.

Menurutnya, Gereja yang sesungguhnya adalah Gereja yang berjalan bersama Bunda Maria — sebuah komunitas yang tumbuh dalam kasih, dijaga dalam doa, dan diarahkan menuju Kristus.

“Maria tak pernah menolak kita. Ia tak pernah menyangkal kita. Ia akan meminta kepada Yesus untuk mengusap air mata kita,” lanjutnya.

Pesan RD. Domincs menjadi pengingat lembut bahwa dalam duka dan perjuangan hidup, Maria hadir sebagai ibu yang setia. Ia bukan hanya simbol kelembutan, tapi juga kekuatan rohani yang menopang Gereja universal melintasi zaman.

Dalam doa Salam Ya Ratu yang dipanjatkannya, RD. Domincs mempersembahkan harapan dan kerinduan semua umat akan kasih sayang ilahi yang menuntun di tengah lembah duka dunia.

“Salam, ya Ratu, Bunda yang berbelas kasih, hidup, hiburan dan harapan kami…”

Dari Tanimbar ke Manila, Suara Iman yang Menyentuh Dunia

Kehadiran RD. Domincs di panggung internasional, seperti di UST Manila ini, bukan sekadar studi, tetapi juga bentuk misi rohani. Ia membawa serta semangat umat Tanimbar yang lekat dengan kesederhanaan, iman, dan devosi kepada Bunda Maria.

Dalam salam penutupnya, RD. Domincs menyampaikan sapaan khas penuh cinta pastoral:

“Salam kasih dan doa dari saya. Semoga kasih Allah memberkati kita selalu.”

RD. Domincs Baldawins Masriat adalah salah satu imam muda Indonesia yang aktif melayani pastoral mahasiswa di Filipina.

Kehadirannya di UST Manila menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi Keuskupan Amboina, tetapi juga seluruh umat Katolik Indonesia.