“Solidaritas Warga Waropen: Musibah Kebakaran Pasar Urfas Bangkitkan Semangat Gotong Royong dan Kasih Antarumat”
Laporan Paulus Lartmase
–
Waropen-Suara Anak Negeri News.Com| Sejak pagi hari setelah kebakaran Pasar Urfas, rasa empati dan solidaritas masyarakat Waropen mulai terlihat jelas. Warga setempat bergotong royong untuk membantu para pedagang yang terdampak, berusaha mencari barang-barang yang masih tersisa dari puing-puing kebakaran. Tidak hanya itu, mereka juga memberikan tumpangan bagi lansia dan membantu apa saja yang dibutuhkan para korban musibah dengan sukarela.

Momentum bulan suci Ramadhan turut menambah semangat kepedulian antar sesama. Meskipun peristiwa kebakaran ini menyisakan kesedihan mendalam bagi banyak orang, perhatian dari Gereja Bethel Indonesia (GBI) Horeb memberikan kekuatan baru bagi masyarakat Waropen. GBI Horeb menyediakan makanan dan minuman berbuka puasa, tidak hanya untuk warga Muslim, tetapi juga untuk mereka yang terkena musibah dan beragama kristen dan Islam.
Hamba Tuhan GBI Horeb, Selviana Sapari, menegaskan bahwa duka yang dialami oleh masyarakat Waropen adalah bagian dari kehidupan seluruh warga gereja. “Hidup dalam kasih adalah ajaran Kristus yang memiliki nilai universal untuk semua orang, bukan hanya umat Kristiani,” ujarnya ketika dikonfirmasi.
Menjelang Idul Fitri, yang tinggal beberapa hari lagi, peristiwa ini justru menguatkan semangat kebersamaan. Selviana menambahkan, “Musibah ini tidak harus membuat saudara-saudara Muslim merasa sendiri. Ini adalah momen di mana kita semua bisa saling memberi dengan hati yang tulus.” Dalam semangat kasih dan persatuan, warga Waropen, terlepas dari latar belakang agama, bersama-sama memberikan dukungan bagi mereka yang membutuhkan.
