May 6, 2026

“Suara Rohani dari UST Manila: Kerendahan Hati Kunci Menuju Hikmat Ilahi”

 

Oleh : joko

“Refleksi Iman dari Filipina: RD. Domincs Baldawins Masriat Ajak Umat Lebih Rendah Hati di Hadapan Allah”

Dari Central Seminary UST Manila, Pesan Kerendahan Hati dan Keberanian Menjawab Panggilan Tuhan

http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina — Di tengah hiruk pikuk kehidupan akademik dan rohani di Central Seminary Universitas Santo Tomas (UST) Manila, hadir suara teduh dari seorang imam muda asal Indonesia, RD. Domincs Baldawins Masriat, yang kini menjalani karya pastoral sebagai Pastor Mahasiswa di lingkungan kampus bergengsi tersebut.

Pada Rabu pagi, 16 Juli 2025, Romo Domincs membagikan renungan rohani bertajuk Sejenak Sabda, yang menjadi bagian dari tradisi doa dan refleksi bagi mahasiswa dan komunitas diaspora Katolik di Filipina, khususnya yang berasal dari Indonesia.

Keraguan Musa, Keraguan Kita Semua

Mengambil inspirasi dari Bacaan Pertama (Kel 3:1-6.9-12) dan Injil Matius (11:25-27), Romo Domincs mengajak umat untuk merenungkan dua pesan penting dari Sabda Tuhan hari ini.

“Terkadang, seperti Musa, kita merasa tidak layak ketika Tuhan memanggil kita menjalankan tugas besar. Kita takut, kita ragu. Namun Allah adalah Allah yang setia, dan Ia tidak pernah meninggalkan mereka yang dipanggil-Nya,” ungkapnya.

Pesan ini menjadi pengingat bagi siapa saja yang sedang mengalami kegalauan dalam menjawab panggilan hidup, baik itu dalam pelayanan, pekerjaan, maupun panggilan keluarga. Bahwa Tuhan tidak hanya memanggil, tapi juga menyertai hingga tugas itu selesai.

Rendah Hati sebagai Jalan Menuju Hikmat

Dalam bagian kedua refleksinya, Romo Domincs menyoroti pentingnya kerendahan hati sebagai pintu masuk untuk memahami hikmat dan kebijaksanaan Allah.

“Kita dipanggil untuk membuang kesombongan dan membuka hati pada anugerah Tuhan. Sering kali kita sulit menjumpai hikmat ilahi karena merasa paling benar, paling hebat, dan paling tahu segalanya,” tegasnya.

Dengan mengutip Injil, Romo Domincs mengajak umat untuk tidak melupakan bahwa Tuhan adalah sumber dan tujuan kehidupan, dan bahwa hikmat sejati hanya dapat dikenali dalam hati yang terbuka dan rendah di hadapan-Nya.

Doa Penutup dan Salam Kasih

Romo Domincs menutup refleksinya dengan sebuah doa singkat namun penuh makna: Ya Allah, berkatilah kami agar hikmat dan kebijaksanaanMu semakin dihayati oleh kami.”

Dengan penuh kasih, ia mengirimkan salam dan doa bagi seluruh umat, baik di Filipina maupun di tanah air, agar senantiasa dikuatkan dalam iman dan dikuasai oleh roh kebijaksanaan yang lahir dari kerendahan hati.

Profil Singkat RD. Domincs Baldawins Masriat

RD. Domincs Baldawins Masriat merupakan imam Katolik asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia. Saat ini, ia menjalani studi dan pelayanan pastoral di Central Seminary, Universitas Santo Tomas (UST), Manila, Filipina, sembari melayani komunitas mahasiswa internasional.