TARI DAN DIKSI
anto narasoma
–
kupinjam gerakan itu
untuk kejadikan kata dalam kalimat puisi
seperti hujan yang mengalir,
lalu mengalunkan
irama tawamu ketika
gerakan tari mencari-cari
celah untuk menguatkan
tradisi sajakmu yang
lupa hitungan majas kata-kata
tari adalah gerakan
yang mengikuti tatanan
kalimat di antara irama sajakmu
tari selalu akrab
dengan wiraga. seperti nada-nada musik yang mencari alunan lagu
pada sepenggal puisi
maka,
kata adalah irama
seperti majas yang selalu
membangun instrumen
ketika tarian dan kata-kata menyatu dalam rasa
lalu kupinjam kata-katamu
seperti gerakan mulutmu
yang mengungkap
catatan setelah gerakan
menjadi tarian tanpa diksi dalam tradisi
Palembang
29 April 2024