Terjebak Gemerlap Dunia? Dengarlah Seruan Iman dari Pastor Pius Heljanan, MSC
Oleh : joko
Bukalah Hati, Mata dan Telinga untuk Menerima Yesus
Pesan Iman dari Pastor Pius Heljanan, MSC untuk Menghadapi Godaan Dunia
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, Kamis pagi, 24 Juli 2025 — Di tengah damainya pagi di Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, suara teduh dan tegas dari Pastor Pius Heljanan, MSC menggema dari mimbar Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran.
Dalam refleksi imannya, Pastor Pius mengajak umat untuk kembali membuka hati, mata, dan telinga agar sungguh-sungguh mampu menerima kehadiran Yesus dalam hidup mereka.
Menjadi Umat yang Peka akan Kehadiran Tuhan
Mengutip Injil Matius 13:10-17, Pastor Pius menegaskan pentingnya memiliki hati yang terbuka serta mata dan telinga yang peka terhadap suara Tuhan. “Berbahagialah mata kalian sebab melihat, dan berbahagialah telinga kalian sebab mendengar,” ucapnya mengawali pesan rohaninya.
Ia mengungkapkan keprihatinannya bahwa banyak anak-anak Tuhan yang kini mulai terjebak dalam gemerlap dan kenyamanan hidup duniawi.
Gaya hidup yang serba nyaman, menurutnya, sering membuat umat terlena dan mulai menjauh dari kehidupan rohani.
“Yesus dengan jelas mengatakan bahwa hanya anak-anak Tuhan yang baiklah yang dapat mendengar, mengerti, dan menerima Firman-Nya,” ujar Pastor Pius dengan suara penuh kasih.
Dunia yang Menebalkan Hati
Pastor Pius menggambarkan bahwa mereka yang terjerat dalam kenikmatan dunia seperti hidup dengan hati yang menebal dan mata yang tertutup rapat. “Pengaruh dunia membuat anak Tuhan menjadi lalai ke gereja, lupa berdoa, tidak aktif dalam pelayanan, dan bahkan kehilangan kepedulian terhadap sesama,” katanya.
Ia menekankan bahwa kebahagiaan kekal bukan milik mereka yang mencari kenikmatan sementara, melainkan milik mereka yang mau membuka diri sepenuhnya bagi Tuhan.
Merangkul Sesama, Merangkul Yesus
Mengakhiri pesannya, Pastor Pius Heljanan, MSC mengajak umat untuk menerima Yesus dalam kehidupan mereka, tidak hanya melalui doa dan kehadiran di gereja, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sosial.
“Terimalah Yesus dalam hidupmu dengan merangkul sesama tanpa syarat. Tuhan hadir dalam hidup orang-orang yang berbuat baik bagi sesamanya,” tegas Pastor Pius.
Pesan penuh kasih ini menjadi pengingat bahwa iman sejati tidak hanya lahir dari ritual keagamaan, tetapi juga dari sikap peduli dan welas asih terhadap orang lain di sekitar kita.
Refleksi yang Menyentuh di Tanah Tanimbar
Pesan rohani dari Pastor Pius Heljanan, MSC tidak hanya menyentuh umat di Desa Lauran, tapi juga menjadi seruan universal bagi setiap orang beriman untuk kembali pada jati diri sebagai anak Tuhan.
Dalam dunia yang penuh distraksi dan kesibukan, ia mengingatkan kita untuk tidak melupakan suara Tuhan yang lembut, namun selalu hadir bagi mereka yang mau mendengarkan.