Wakil Bupati dr. Juliana Ratuanak Buka FGD Sea Blue 2025 di Saumlaki
Oleh : joko
FGD Sea Blue 2025 Digelar di Saumlaki, dr. Juliana Chatarina Ratuanak Tegaskan Sinergi Pusat-Daerah
http://suaraanaknegerinews.com | SAUMLAKI, 7 Juli 2025 — Upaya membangun ekonomi biru berkelanjutan di wilayah timur Indonesia semakin nyata.
Hal ini ditandai dengan dibukanya secara resmi kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Program Sea Blue 2025 oleh Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Chatarina Ratuanak, MKM, pada Senin (7/7/25), di Gedung Pendopo Kediaman Bupati, Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan.
Penguatan Peran Daerah dalam Transformasi Ekonomi Laut
Dalam sambutannya, dr. Juliana menekankan pentingnya peran daerah dalam mendorong transformasi sektor kelautan. Ia menyebutkan bahwa Program Sea Blue merupakan peluang besar bagi Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk memperkuat penghidupan nelayan kecil, sekaligus menggerakkan pembangunan ekonomi lokal yang tangguh dan berkelanjutan.
“Program ini bukan hanya soal menjaga ekosistem laut, tetapi juga tentang memberdayakan masyarakat pesisir agar lebih sejahtera,” ungkapnya.
Sinergi Tiga Lembaga Internasional dan Nasional
Program Sea Blue merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), United Nations Development Programme (UNDP) dan Pemerintah Jepang, yang bertujuan membangun ekosistem kelautan yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. FGD ini menjadi langkah awal menyamakan visi dan strategi pelaksanaan program agar tepat sasaran.
Perwakilan Tim Sea Blue dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP), Dr. Muhammad Darmawan, turut memberikan sambutan. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan program ini.
Kepulauan Tanimbar: Wilayah Strategis Pengembangan Ekonomi Biru
Kabupaten Kepulauan Tanimbar ditetapkan sebagai salah satu dari dua lokasi pelaksanaan Program Sea Blue, bersama dengan Kabupaten Morotai. Wilayah ini dinilai memiliki potensi kelautan dan perikanan yang luar biasa, yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan berbasis sumber daya laut.
Peserta FGD: Kolaborasi Lintas Sektor untuk Laut yang Sejahtera
Kegiatan FGD diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Kepulauan Tanimbar, Unit Vertikal KKP, para kepala desa dan lurah di wilayah Saumlaki, pengurus koperasi nelayan, serta pelaku usaha perikanan.
FGD ini bertujuan merumuskan strategi bersama yang tidak hanya melindungi laut, tetapi juga meningkatkan harkat dan martabat masyarakat pesisir, khususnya para nelayan.
Simbolis Pemukulan Tifa Tandai Pembukaan
Acara pembukaan FGD ditandai dengan pemukulan Tifa oleh Wakil Bupati dr. Juliana Chatarina Ratuanak, sebagai simbol dimulainya kegiatan. Ia didampingi oleh Dr. Maulana Firdaus dari BPPSDMKP dan Ir. Alowesius Batkormbawa, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi FGD yang berfokus pada penyusunan roadmap dan implementasi lapangan Program Sea Blue di Kepulauan Tanimbar.
Harapan: Laut Terjaga, Masyarakat Pesisir Sejahtera
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Daerah berharap terbangun komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan transformasi ekonomi biru.
Diharapkan pula, laut yang lestari akan membawa kesejahteraan nyata bagi masyarakat Tanimbar, khususnya nelayan tradisional yang menjadi ujung tombak pengelolaan sumber daya laut.
#tanimbar.go.id