Wujudkan Lingkungan Nyaman, MAN Kota Sawahlunto Renovasi Taman Sambut Siswa Baru Tahun Pelajaran 2026/2027
Sawahlunto (Humas), 9 April 2026 Dalam Rangka kegiatan Penerimaan Murid Baru dan Menjelang datangnya Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2026/2027, suasana di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto tampak berbeda. Di antara hiruk pikuk aktivitas harian, terdengar denting alat kerja dan langkah-langkah penuh semangat yang menandai dimulainya sebuah ikhtiar renovasi taman madrasah sebagai wajah awal yang akan menyambut generasi baru.
Taman yang selama ini menjadi ruang teduh bagi siswa untuk melepas penat, kini disulap dengan sentuhan estetika dan filosofi pendidikan. Jalur setapak diperbaiki, hamparan rumput dirapikan, dan aneka tanaman hias ditata ulang dengan komposisi yang lebih hidup. Setiap sudut dirancang tidak hanya sebagai pelengkap keindahan, tetapi juga sebagai ruang refleksi dan pembelajaran yang menyatu dengan alam.
Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro menyampaikan bahwa renovasi ini bukan sekadar pembenahan fisik, melainkan bagian dari komitmen menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman, inspiratif, dan berkarakter. “Kami ingin setiap siswa yang datang merasakan kehangatan, harapan, dan semangat baru sejak langkah pertama mereka memasuki madrasah ini,” ujar Dafril dengan nada penuh keyakinan.
Lebih dari itu, taman madrasah diharapkan menjadi simbol pertumbuhan tempat di mana benih-benih ilmu ditanam, dirawat, dan kelak tumbuh menjadi pribadi yang matang, berakhlak, dan berdaya saing. Di bawah naungan pepohonan yang rindang, siswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga dari ketenangan alam yang mengajarkan kesabaran dan keseimbangan.
Para guru, siswa, dan tenaga kependidikan turut ambil bagian dalam proses renovasi ini. Gotong royong menjadi napas yang menghidupkan setiap pekerjaan, menghadirkan rasa memiliki yang kuat terhadap lingkungan madrasah. Kebersamaan itu seakan menjadi pesan tersirat bahwa pendidikan sejatinya adalah kerja kolektif, bukan sekadar tanggung jawab individu.
Seiring waktu berjalan, taman yang direnovasi perlahan menampakkan wajah barunya lebih segar, lebih tertata, dan lebih bermakna. Ia bukan lagi sekadar ruang hijau, melainkan gerbang harapan yang siap menyambut langkah-langkah baru para siswa di tahun ajaran mendatang.
Dalam sunyi yang teduh dan warna-warna yang merekah, MAN Kota Sawahlunto menyiapkan bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuh di mana setiap insan muda akan memulai kisahnya, menorehkan mimpi, dan merajut masa depan.
Kontributor: Nofri Hendra
Editor : DTB