Tiga Pesan Sabda RD. Domincs: Rendah Hati, Kesabaran, dan Harapan Baru
Oleh : joko
Pastor Mahasiswa asal Kepulauan Tanimbar, RD. Domincs Baldawins Masriat, mengajak umat merenungkan makna menerima kelebihan orang lain, kesabaran dalam penolakan, dan menjadi harapan bagi sesama.
Sejenak Sabda dari Central Seminary UST Manila
http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina – Dalam suasana khidmat pada Sabtu pagi, 19 Juli 2025, Pastor Mahasiswa asal Kepulauan Tanimbar, RD. Domincs Baldawins Masriat, membagikan permenungan rohani dari Central Seminary Universitas Santo Tomas (UST) Manila, Filipina.
Renungan harian bertajuk Sejenak Sabda ini mengetengahkan pesan-pesan kasih dan pengharapan yang relevan dengan kehidupan umat sehari-hari.
Sebagai putra daerah dari Provinsi Maluku yang kini menempuh studi di Filipina, RD. Domincs mengemban tugas pelayanan dengan penuh semangat, sekaligus menjadi wajah Gereja Katolik Indonesia di panggung internasional.
Tiga Pesan Tuhan dalam Sabda Hari Ini
Mengambil bacaan liturgi dari Keluaran 12:37–42 dan Matius 12:14–21, Pastor Domincs mengajak umat untuk merenungkan tiga butir pesan spiritual berikut:
1. Belajar Menerima Kelebihan Orang Lain
“Kita jangan seperti orang-orang Farisi yang tidak sanggup melihat kelebihan sesamanya,” tegasnya.
RD. Domincs mengajak umat untuk lebih rendah hati agar bisa mengenali kebaikan dalam diri orang lain.
Menurutnya, penolakan terhadap kelebihan sesama bisa menghancurkan jiwa dan hubungan sosial. “Rendah hati membuka mata kita pada kebenaran yang lebih besar,” tambahnya.
2. Menghadapi Penolakan dengan Kasih
Ia menegaskan bahwa mengikuti Yesus tidak lepas dari tantangan, termasuk penolakan. “Tak semua orang bisa menerima kebaikan yang kita lakukan. Tapi jangan pernah membalas kejahatan dengan kejahatan, balaslah dengan doa dan kasih,” pesannya dengan lembut.
3. Menjadi Harapan Bagi Sesama
Yesus datang bukan untuk menghakimi, tetapi untuk memulihkan dan memberi harapan baru. Hal inilah yang menjadi inspirasi RD. Domincs dalam mengajak umat untuk tidak membuat orang lain kehilangan harapan, melainkan menjadi sumber kekuatan bagi mereka yang sedang jatuh.
Doa Penutup yang Menyentuh
Mengakhiri renungannya, Pastor Domincs mengajak seluruh umat untuk berdoa:
“Ya Allah, berkatilah kami agar kami sungguh-sungguh menjadi sumber pengharapan bagi sesama kami.”
Salam kasih dan doa,
RD. Domincs Baldawins Masriat
Renungan dari RD. Domincs ini bukan hanya menjadi santapan rohani, tapi juga seruan lembut untuk menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, kasih, dan solidaritas di tengah dunia yang sering kali keras dan saling menghakimi.