Aksi Damai di Lampung: Kapolda dan Gubernur Apresiasi Aspirasi Mahasiswa
Oleh: joko
Mahasiswa dan Masyarakat Lampung Suarakan Aspirasi dengan Damai, Lampung Menjadi Teladan: Unjuk Rasa Tertib, Aspirasi Tersampaikan
Aparat, mahasiswa, dan masyarakat tunjukkan komitmen menjaga kondusifitas Lampung, Mahasiswa dorong pengesahan UU Perampasan Aset demi Indonesia Emas 2045, aspirasi masyarakat diterima dan akan diteruskan ke pemerintah pusat.
Aspirasi yang Disampaikan dengan Santun
http://suaraanaknegerinews.com | Bandarlampung – Suasana damai mewarnai aksi unjuk rasa yang digelar mahasiswa dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan, Senin (1/9/25). Ribuan massa turun ke jalan menyampaikan aspirasi mereka dengan tertib, tanpa kericuhan.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menyampaikan apresiasinya atas sikap dewasa para peserta aksi. “Atas nama aparat, saya mengucapkan terima kasih karena masyarakat Lampung dan mahasiswa dalam kegiatan menyampaikan aspirasi berjalan aman dan damai,” ujarnya usai aksi di Bandarlampung.
Ajakan Menjaga Kondusifitas
Helmy menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga menjadi kewajiban bersama. Menurutnya, semangat kondusif harus terus dijaga, tidak hanya saat aksi, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
“Aparat akan tetap bersiaga menjaga ketertiban. Namun, momentum hari ini membuktikan bahwa dengan kerja sama, keamanan bisa tercapai,” tambahnya.
Aspirasi Diteruskan ke Pemerintah Pusat
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan aspirasi yang disampaikan mahasiswa telah diterima. Ia berjanji untuk meneruskan rekomendasi dan tuntutan masyarakat ke pemerintah pusat.
“Kami telah berkomunikasi dengan mahasiswa dan masyarakat yang luar biasa. Sesuai amanat konstitusi, kami harus menjaga hak mereka untuk bersuara. Aspirasi ini segera kami teruskan ke pemerintah pusat,” kata Gubernur Rahmat.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Lampung yang berhasil menjaga suasana kondusif. “Aksi damai ini menjadi bukti bahwa Lampung masih punya harapan besar untuk menjadi provinsi yang lebih baik,” tambahnya.
Suara Mahasiswa: Desakan Pengesahan UU Perampasan Aset
Di sisi lain, Ketua BEM Universitas Lampung (Unila), Amar, menyampaikan bahwa ada sepuluh tuntutan yang dibawa mahasiswa dalam aksi tersebut. Dari seluruh poin, ada satu yang dianggap paling mendesak: pengesahan Undang-undang Perampasan Aset.
“Undang-undang ini penting agar cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat tercapai tanpa korupsi. Kalau UU disahkan, maka koruptor akan jera,” tegas Amar.
Menurutnya, langkah konkret pemberantasan korupsi harus menjadi prioritas pemerintah agar pembangunan nasional benar-benar berpihak pada rakyat.
Lampung Jadi Teladan
Harmonisasi antara masyarakat, mahasiswa, aparat, dan pemerintah daerah dalam aksi ini menjadi teladan bagi daerah lain. Lampung menunjukkan bahwa aspirasi dapat disampaikan dengan damai, tanpa menimbulkan perpecahan.
Momentum ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat pada pemerintah, sekaligus menegaskan bahwa demokrasi di Indonesia bisa tumbuh dalam suasana yang santun dan beradab.
#humaspolreskeptanimbar