April 25, 2026

Bhabinkamtibmas dan Babinsa Jadi Penengah, Masalah Warga Latdalam Tuntas Lewat Jalur Adat

Oleh : joko

Kolaborasi TNI-Polri Berbuah Damai, Konflik Warga di Desa Latdalam Berakhir Sejuk

http://suaraanaknegerinews.com –
Kehadiran aparat keamanan tak hanya dirasakan saat penegakan hukum, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan jembatan penyelesaian atas konflik yang mereka hadapi.

Inilah yang terjadi di Desa Latdalam, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Minggu (29/06/25), ketika konflik warga berhasil diselesaikan secara damai berkat keterlibatan Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.

Konflik Warga Diatasi Lewat Mediasi

Bermula dari kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan oleh salah satu warga, Bhabinkamtibmas Desa Latdalam, Bripka Ivan J. Simatauw, dan Babinsa, Sertu Salmon G. Watimlawar, langsung bertindak cepat. Mereka memediasi kedua belah pihak yang berselisih di Kantor Desa Latdalam.

Dalam proses mediasi tersebut, kedua pihak diberikan kesempatan untuk menyampaikan kronologi secara jujur dan terbuka.

Langkah ini menjadi dasar bagi petugas dalam memahami akar permasalahan serta menemukan solusi yang adil dan berkelanjutan.

Pendekatan Humanis dan Edukasi Hukum

Tak sekadar menjadi penengah, Bripka Ivan memberikan pemahaman hukum kepada kedua belah pihak mengenai dampak dan konsekuensi dari tindakan kekerasan maupun penganiayaan.

Penjelasan ini bertujuan agar masyarakat menyadari pentingnya penyelesaian masalah tanpa harus menempuh jalur hukum yang berlarut-larut.

“Apabila terjadi perselisihan maupun adanya salah paham, alangkah baiknya dapat dibicarakan dan diselesaikan secara baik-baik lewat musyawarah,” jelas Bripka Ivan dengan pendekatan yang menyejukkan.

Damai Lewat Jalur Adat, Rasa Lega di Dua Keluarga

Mediasi yang berlangsung dengan lancar akhirnya membuahkan hasil positif. Terlapor mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada pelapor.

Hal ini pun diterima dengan lapang dada, hingga kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah melalui jalur kekeluargaan dan adat istiadat yang berlaku di Desa Latdalam.

Kesepakatan damai ini menjadi contoh nyata bahwa penyelesaian masalah tidak selalu harus berakhir di meja hijau, melainkan bisa dirajut kembali melalui komunikasi yang terbuka dan itikad baik dari semua pihak.

Imbauan Untuk Menjaga Kedamaian

Menutup mediasi tersebut, Bripka Ivan dan Sertu Salmon mengimbau seluruh warga Desa Latdalam untuk terus menjaga kerukunan dan menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kolaborasi TNI-Polri ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan, serta mendorong budaya musyawarah sebagai solusi dalam menyelesaikan konflik.