April 21, 2026

Bianglala
Oleh Tb Mhd Arief Hendrawan

Ada yang dulunya sibuk mencari perhatian.
Sekarang malah pura-pura gak kenal.

Waktu punya cara sendiri buat nunjukin mana yang beneran tulus dan mana yang cuma numpang momen.

Sedikitkan keinginan Dunia mu
Agar ketiadaan tak akan memberatkan.

Jauhkan dosa maka kematian takan menakutkan
Penuhi keinginan ALLAH agar kebahagian kelak kau dapatkan.

๐—”๐—ธ๐˜‚ ๐˜๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐˜‚๐—ฏ๐—ฎ๐—ต, ๐—ฎ๐—ธ๐˜‚ ๐—ต๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—ต๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ถ.
Berhenti menjadi versi yang selalu mengerti segalanya. Berhenti memaksa hati untuk hadir di tempat yang tak lagi menghargai.

Ternyataโ€ฆ diam pun bisa menjadi cara paling lembut untuk mencintai diri sendiri.
Karena kadang, yang perlu diseduh ulang bukan hubungan tapi perasaan yang mulai kehilangan rasanya.

๐‘†๐‘’๐‘๐‘’๐‘Ÿ๐‘ก๐‘– ๐‘˜๐‘œ๐‘๐‘– ๐‘ฆ๐‘Ž๐‘›๐‘” ๐‘ก๐‘’๐‘Ÿ๐‘™๐‘Ž๐‘™๐‘ข ๐‘ ๐‘’๐‘Ÿ๐‘–๐‘›๐‘” ๐‘‘๐‘–๐‘Ž๐‘‘๐‘ข๐‘˜,
๐‘Ž๐‘˜โ„Ž๐‘–๐‘Ÿ๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž ๐‘๐‘Žโ„Ž๐‘–๐‘ก๐‘›๐‘ฆ๐‘Ž ๐‘๐‘ข๐‘› ๐‘ก๐‘Ž๐‘˜ ๐‘™๐‘Ž๐‘”๐‘– โ„Ž๐‘Ž๐‘›๐‘”๐‘Ž๐‘ก ๐‘‘๐‘– ๐‘™๐‘–๐‘‘๐‘Žโ„Ž.

๐—๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—ฏ๐˜‚๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐˜„๐—ฎ๐—ธ๐˜๐˜‚ ๐—ฏ๐˜‚๐—ฎ๐˜ ๐—ผ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ป๐—ด๐—ด๐—ฎ๐—ธ ๐—ฝ๐—ฎ๐˜€๐˜๐—ถ, ๐—ธ๐—ฒ๐—ฐ๐˜‚๐—ฎ๐—น๐—ถ ๐—ธ๐—ฎ๐—บ๐˜‚ ๐—ฒ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ต๐—ผ๐—ฏ๐—ถ ๐—ท๐—ฎ๐—ฑ๐—ถ ๐—ฟ๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ฎ๐—ป.

Kadang Cinta itu seperti kopi, kalau terus diaduk tanpa diseduh, aromanya nggak akan pernah terasa. Begitu juga hati, kalau terus menunggu yang ragu, rasanya cuma akan jadi pahit yang sia-sia.

๐พ๐‘œ๐‘๐‘– ๐‘š๐‘’๐‘›๐‘”๐‘Ž๐‘—๐‘Ž๐‘Ÿ๐‘˜๐‘Ž๐‘›โ˜•:
๐‘ฆ๐‘Ž๐‘›๐‘” ๐‘ก๐‘ข๐‘™๐‘ข๐‘  ๐‘Ž๐‘˜๐‘Ž๐‘› ๐‘ก๐‘’๐‘ก๐‘Ž๐‘ โ„Ž๐‘Ž๐‘›๐‘”๐‘Ž๐‘ก, ๐‘ฆ๐‘Ž๐‘›๐‘” ๐‘ ๐‘’๐‘ก๐‘’๐‘›๐‘”๐‘Žโ„Ž โ„Ž๐‘Ž๐‘ก๐‘– ๐‘Ž๐‘˜๐‘Ž๐‘› ๐‘๐‘’๐‘๐‘Ž๐‘ก ๐‘‘๐‘–๐‘›๐‘”๐‘–๐‘›.

โ€œHidup adalah ujian yang paling sulit. Banyak orang gagal karena mereka mencoba untuk menyontek orang lain, tak sadar bahwa kertas ujian tiap orang pertanyaannya berbeda.โ€

Sungguh setiap orang itu memiliki hidup dan jalannya yang berbeda, ujiannya pun tidak sama. โ€œKami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.โ€ (QS. Al-Anbiyaโ€™: 35)

Tidak usah membanding-bandingkan hidup kita dengan orang lain, apalagi sampai mencoba menyamakannya. Karena kesuksesan seseorang yang tampak adalah yang bisa kita lihat secara kasat mata.

Kita tak mengetahui perjuangan sesungguhnya yang telah dilalui orang tersebut. Bila ingin belajar, pelajarilah dari sebaik-baiknya teladan, Rasulullah ๏ทบ (QS. 33:21).

Pelajari bagaimana sikap dan akhlak beliau dalam menghadapi ujian dan rintangan sebagai seorang utusan Allah yang paling berat ujiannya (HR. Tirmidzi).

Selamat beraktifitas pada hari Rabu,…semoga kita selalu sehat, berkah umur, bahagia, bersyukur dan selalu dalam lindungan ALLAH Subhaanahu Wa Ta’ala, Aamiin