“Berenang di Air Mata Ibu”: Kumpulan Puisi Pilihan (PPIPM-Indonesia, Poetry-Pen IC, Satu Pena, Kreator Era AI)
/1/ Berenang di Air Mata Ibu Puisi Leni Marlina Ibu, engkau laksana laut, tapi tak ada pantai di hatimu. Aku,...
/1/ Berenang di Air Mata Ibu Puisi Leni Marlina Ibu, engkau laksana laut, tapi tak ada pantai di hatimu. Aku,...
Karya Arsiya Oganara* Tak kurang dari lima belas bulan berlalu, kobaran api melahap situs budaya dan arkeologi di tanah yang...
Oleh Mila Muzakkar - (Remaja perempuan di Pemalang Jawa Tengah, 13 tahun, mengancam ibunya dengan pisau karena tak dibelikan skincare)...
Yusuf Achmad (more…)
MARHAEN DI ABAD 21 Oleh Denny JA - (1929, pedalaman Jawa, para petani bergelora oleh pidato Bung Karno untuk berdikari....
Oleh Denny JA - (Politik, Agama, Teknologi) Hagiya Sophia, sebuah bangunan di Turki, sudah berdiri selama 1500 tahun, dengan fungsi...
Anto Narasoma - Berapa lama kau kerangkeng burung itu di kepalamu ? Sebab jiwa-jiwa yang terpasung ke dalam ruang tertutup,...
Anto Narasoma - DARI kejauhan terdengar ritme tembang Jawa yang tenang dan mengalun. ------------ Instrumen itu menghadirkan suana tenang yang...
anto narasoma - pagar laut begitu membara dalam kasus persekongkolan yang menjualbelikan harga diri rakyat dan negara seenaknya menancapkan mata...
Karya Arsiya Oganara* Hijau muda warnamu sungguh menyegarkan, aroma melon benar-benar menyejukkan, bentukmu mudah disentuh. Namun, gas melon menaburkan bau...