Dari Central Seminary UST Manila, RD. Domincs Baldawins Masriat Ajak Umat Hidup dalam Kasih dan Pengharapan
Oleh : joko
Renungan Penuh Kasih: Saat Kesedihan Dipeluk dan Diubah Menjadi Sukacita
Pesan iman dari Filipina untuk umat Katolik Indonesia dan dunia, Makna kasih, pengampunan, dan harapan dalam terang Injil, Sebuah ajakan untuk hidup lebih berbelaskasih dan terbuka pada penghiburan Tuhan
Oleh RD. Domincs Baldawins Masriat, Imam Asal Kepulauan Tanimbar – Maluku
http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina — Di hari peringatan wajib Santa Marta, Maria, dan Lazarus, Selasa, 29 Juli 2025, umat Katolik diajak merenung lebih dalam akan makna kasih dan harapan dalam kehidupan sehari-hari.
Renungan ini disampaikan oleh RD. Domincs Baldawins Masriat, imam asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku – Indonesia, yang kini menjalankan pelayanan sebagai Pastor Mahasiswa di Central Seminary, Universitas Santo Tomas (UST) Manila, Filipina.
Dalam pesannya, RD. Domincs menghadirkan penguatan spiritual bagi siapa pun yang bergumul dengan luka batin, kehilangan, maupun perjuangan hidup, melalui refleksi “Sejenak Sabda” yang mengalir tenang dan menguatkan.
Bacaan Liturgi Hari Ini
Peringatan Wajib: Santa Marta, Maria dan Lazarus, bacaan I: 1 Yohanes 4:7–16 dan Injil: Yohanes 11:19–27.
Dua bacaan ini menekankan satu pesan kuat yang abadi: kasih Allah yang sejati memanggil kita untuk saling mengasihi. Kasih itu bukan sekadar perasaan, melainkan tindakan yang lahir dari keberanian berkorban dan kerendahan hati untuk mengampuni.
Pesan Tuhan: Mengasihi, Meski Pernah Disakiti
1. Kasih yang Tercermin dalam Hidup Sehari-hari
RD. Domincs mengingatkan bahwa Allah telah lebih dulu mengasihi kita, maka kita pun dipanggil untuk hidup dalam semangat saling mengasihi.
“Kita harus berusaha agar hidup kita dengan orang lain sungguh-sungguh mencerminkan kasih Allah. Kita diajak untuk berani menunjukkan belaskasih Allah dengan rela berkorban dan mengampuni mereka yang menyakiti kita,” ujarnya dalam renungan.
Dalam dunia yang sering cepat menghakimi, pesan kasih yang otentik menjadi pelita. Ia tak hanya menyembuhkan, tetapi juga menumbuhkan harapan baru dalam relasi antarmanusia.
2. Dari Kesedihan Menuju Sukacita dalam Kristus
RD. Domincs juga menyentuh sisi manusiawi kita yang tak lepas dari duka dan kehilangan. Namun dalam Injil, kita belajar bahwa Yesus tak pernah tinggal diam melihat air mata umat-Nya.
“Wajar bahwa sebagai manusia kita mengalami kesedihan dan kekecewaan ketika gagal atau kehilangan. Tapi Yesus mampu mengubah kesedihan kita menjadi sukacita. Dialah sumber kekuatan, penghiburan, kehidupan, dan keselamatan,” tuturnya dengan penuh empati.
Dengan membawa luka dan air mata kepada Yesus, kita membuka jalan bagi penghiburan surgawi yang jauh melampaui pengertian dunia.
Doa Pengharapan: Biarlah Kasih-Mu Mengalir, Ya Tuhan
Sebagai penutup, RD. Domincs mengajak umat untuk menyerahkan hidup dalam tangan kasih Allah melalui doa sederhana namun penuh makna:
“Ya Allah, semoga berkat dan kasih-Mu senantiasa mengalir dalam hidup kami. Semoga Engkau menguatkan, menghibur, menghidupkan dan menyelamatkan kami.”
Salam Kasih dan Doa
RD. Domincs Baldawins Masriat
Pastor Mahasiswa di Central Seminary UST Manila, Filipina
Putra asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku – Indonesia
Renungan “Sejenak Sabda” dapat menjadi bahan permenungan harian bagi umat di rumah, komunitas basis, atau sekolah.
Silakan membagikan pesan ini kepada siapa pun yang sedang membutuhkan penguatan dalam kasih dan harapan Tuhan.