April 23, 2026

Desa Atubul Dol Songsong HUT RI ke-80: Negeri LOLORAIN Bangkit dari Keterisolasian

Oleh : joko

Bangkit Bersama: Perayaan HUT RI ke-80 di Negeri LOLORAIN Wujud Nasionalisme dan Harapan Baru

Masyarakat Desa Atubul Dol, Kecamatan Wertamrian — yang dikenal dengan nama adat Negeri LOLORAIN — menyongsong HUT RI ke-80 dengan rangkaian kegiatan penuh makna, sebagai wujud penghormatan kepada NKRI dan simbol kebangkitan dari keterisolasian.

http://suaraanaknegerinews.com | Wertamrian — Dalam nuansa penuh semangat kebangsaan, Desa Atubul Dol, Kecamatan Wertamrian, atau yang akrab disebut Negeri LOLORAIN, menggelar rangkaian agenda dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata rasa cinta tanah air dan kebersamaan masyarakat, meski desa ini selama lebih dari satu dekade menghadapi keterbatasan infrastruktur.

Agenda Nasionalisme dan Kebersamaan

Rangkaian kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Desa bersama berbagai unsur masyarakat meliputi:

  1. Pembukaan Lomba Desa dalam rangka menyongsong HUT RI ke-80.
  2. Apel Gabungan bersama seluruh komponen masyarakat, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, dan panitia 17 Agustus. Kegiatan ini juga menjadi kelanjutan program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati.
  3. Lomba Antar-RT yang memupuk persaingan sehat dan persaudaraan.
  4. Bakti Sosial Bersama seluruh kelompok profesi di desa, sekaligus persiapan lokasi upacara bendera 17 Agustus.
  5. Peningkatan Pelayanan Posyandu secara rutin, dengan kerja sama lintas sektor di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten.

Bangkit dari Keterisolasian

Kegiatan ini tidak hanya memupuk semangat nasionalisme, tetapi juga menjadi simbol keseriusan Negeri LOLORAIN untuk bangkit dan sejajar dengan desa-desa lain. Selama kurang lebih 11 tahun, desa ini hidup dalam keterbatasan akibat satu-satunya akses jalan yang rusak parah.

Harapan mulai menyala ketika pemerintah daerah menunjukkan keberpihakan nyata dengan menyetujui perbaikan prasarana jalan pada tahun anggaran 2025/2026.

Bagi masyarakat, ini adalah hasil dari perjuangan panjang yang akhirnya membuahkan hasil.

Antusias di Tengah Keterbatasan

Meski akses jalan masih dalam kondisi rusak, warga bersama Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan seluruh kelembagaan tetap antusias menyukseskan peringatan HUT RI ke-80.

Desa ini juga memiliki salam khas: “LOLORAIN ITU KATONG”, yang mencerminkan ikrar untuk menjunjung nilai kekeluargaan dan kebersamaan.

Pemerintah, adat, dan gereja berkomitmen untuk membangun negeri ini menuju kesetaraan yang adil di semua aspek pelayanan, pembangunan, pemerintahan, dan pemberdayaan, meski tantangan dari pihak-pihak yang belum memahami semangat tersebut masih ada.

Tokoh dan Pemangku Kepentingan Desa

Perayaan dan seluruh rangkaian kegiatan ini tidak lepas dari peran para pemangku kepentingan Desa Atubul Dol, antara lain:

  • Pejabat Kepala Desa: Everardus Fasse, SE
  • Ketua BPD: Blasius Rumfaan
  • Ketua Dewan Stasi Gereja: Marius Bulurdity
  • Ketua Lembaga Adat: Bartol Batlayeri

Dengan kerja sama lintas sektor dan semangat persatuan, Negeri LOLORAIN membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk merayakan kemerdekaan dengan penuh martabat dan harapan baru.