Terbukti Peduli dan Menginspirasi: Ihsan, Guru MTsN 5 Padang Raih Penghargaan Kemanusiaan dari Pemko Padang
–
Padang, 7 Agustus 2025–Hari Jadi ke-356 Kota Padang tahun ini menjadi momentum istimewa tidak hanya bagi warga kota, tetapi juga bagi keluarga besar Kementerian Agama Kota Padang. Dalam sidang paripurna DPRD yang berlangsung khidmat, Pemerintah Kota Padang menganugerahkan Penghargaan Bidang Kemanusiaan kepada sosok yang telah membaktikan hidupnya untuk pendidikan dan pengabdian sosial: Ihsan, S.Pd.I., M.Pd.
Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, bersama Wali Kota Padang, Fadly Amran, BBA, dalam bentuk piagam penghargaan dan Pin Emas berlambang Kota Padang—sebuah simbol kemuliaan dan dedikasi luar biasa kepada masyarakat.
Ihsan adalah guru MTsN 5 Padang sekaligus mahasiswa Program Doktoral Studi Islam S3 di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Namun, dedikasi beliau tidak berhenti di ruang kelas. Di luar jam mengajarnya, Ihsan aktif mengabdi dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan sebagai pembina Pramuka, relawan Palang Merah Indonesia (PMI), anggota Tagana, serta bagian dari Tim Relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Jiwa sosial dan kepekaan kemanusiaan yang tinggi menjadikan beliau sebagai teladan nyata bagi insan pendidikan dan ASN di lingkungan Kementerian Agama.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H. Edu Oktafiandi, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian Ihsan.
”Prestasi yang diraih saudara Ihsan bukan hanya membanggakan, tetapi juga menggugah nurani kita semua. Ini adalah bukti bahwa guru bukan hanya pendidik, tetapi juga agen perubahan dan penggerak kemanusiaan. Semoga ini menjadi inspirasi dan sugesti positif bagi seluruh ASN Kemenag untuk terus berbuat demi kemaslahatan umat,” ujar beliau penuh haru.
Penghargaan ini sekalugus pengakuan atas kiprah ASN Kemenag tidak saja tampil di bidang keagamaan tapi juga mampu tampil berkiprah dan berprestasi di segala bidang .Apalagi seorang tenaga pendidik mampu melampaui batas-batas kelas dan kurikulum. Di balik gelar akademik dan profesi formal, tersimpan semangat kemanusiaan yang senantiasa menyala.
Selamat untuk Ihsan. Semoga cahaya pengabdianmu terus menyinari jalan perubahan dan kemaslahatan bagi sesama.
Kontributor : Dafril, Tuanku Bandaro