April 26, 2026

Dibalas Tembakan! Satu Anggota KKB Egianus Kogoya Tewas Ditembak Satgas Damai Cartenz di Wamena

Oleh ; Joko

Jayawijaya, http://suaraanaknegerinews.com | – Kontak senjata panas pecah di Kampung Pugima, Distrik Welalelama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Senin malam (9/6/2025).

Satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya dilaporkan tewas usai baku tembak sengit dengan Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., membenarkan insiden ini.

“Tim sedang patroli sekitar pukul 18.36 WIT, tiba-tiba terdengar tembakan dari arah kiri depan. Petugas langsung melakukan tembakan balasan ke arah sumber suara,” ungkapnya.

Baku tembak berlanjut hingga malam hari. Sekitar pukul 21.18 WIT, Satgas Gakkum 2 di bawah pimpinan AKP Budi Basra kembali terlibat kontak tembak di wilayah Kampung Maima, Distrik Asotipo. Dari kejadian itu, satu anggota KKB tewas di lokasi setelah terjatuh ke jurang.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Wamena untuk proses identifikasi. “Berdasarkan ciri fisik, pakaian, dan dokumentasi visual, korban kuat diduga anggota kelompok Egianus Kogoya,” jelas Brigjen Faizal.

Barang bukti dari lokasi baku tembak turut diamankan, meliputi satu unit handy talky (HT), ponsel Vivo Y17, serta sebungkus ganja kering. Diduga, anggota KKB yang tewas adalah residivis kasus narkotika.

Satgas menilai kekuatan kelompok KKB yang terlibat sekitar 15 orang, bersenjata tujuh laras panjang dan satu senjata api pendek. Kelompok ini tercatat sebagai dalang berbagai aksi kekerasan di Jayawijaya sepanjang 2025, di antaranya:

  • 1 Februari: Penembakan terhadap Aiptu Syam di Distrik Kurima.
  • 17 Mei: Penyerangan brutal ke Koramil Kurima.
  • 27 Mei: Penembakan Bripka Marsidon Debataraja di Wamena.
  • 4 Juni: Penembakan dua warga sipil di Kap. Air Garam.
  • 5 Juni: Serangan ke arah Polsek Kurima.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., menegaskan aparat bakal terus meningkatkan patroli dan penindakan terukur di wilayah rawan.

“Seluruh langkah penegakan hukum kami ambil untuk menjamin keamanan dan mencegah eskalasi konflik di Pegunungan Tengah Papua,” tegasnya.

Situasi Wamena kini tetap siaga. Aparat bersenjata disiagakan penuh guna mengantisipasi pergerakan kelompok separatis lainnya.