April 30, 2026

Dua Guru Hebat MAN Kota Sawahlunto Ikuti Seminar Perjuangan Tokoh Pers Nasional Djamaloeddin AdiNegoro

IMG-20260429-WA0020

Sawahlunto (Humas) 29 April 2026,

Di tengah geliat dunia pendidikan yang terus bergerak mengikuti arus zaman, semangat untuk menimba ilmu dan meneladani jejak tokoh besar bangsa tetap hidup dalam diri para pendidik. Hal itulah yang tercermin dari kehadiran dua guru inspiratif MAN Sawahlunto, Nofri Hendra dan Desi Apriyanti Naspin, dalam sebuah seminar yang mengangkat kisah perjuangan tokoh pers nasional, Djamaloedin AdiNegoro pada Kemerdekaan RI.

Seminar yang berlangsung di Saka Ombilin Heritage Hotel Kota Sawahlunto yang di hadiri dari berbagai unsur masyarakat tersebut bukan sekadar ruang diskusi biasa, melainkan sebuah perjumpaan gagasan, tempat nilai-nilai perjuangan disemai kembali dalam ingatan kolektif para peserta. Di sanalah, sejarah tidak hanya dikenang, tetapi dihidupkan kembali melalui pemahaman yang mendalam dan reflektif.

Dengan penuh antusias Nofri Hendra dan Desi Apriyanti Naspin mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Bagi keduanya, kehadiran dalam seminar ini bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar intelektual untuk memperkaya wawasan sekaligus memperkuat peran sebagai pendidik. Mereka menyadari bahwa guru bukan hanya penyampai materi pelajaran, tetapi juga penjaga nilai dan penyalur semangat perjuangan kepada generasi muda.

Djamaloeddin Adi Negoro, yang dikenal sebagai sosok jurnalis tangguh dan pemikir kritis kelahiran Talawi Kota Sawahlunto, menjadi pusat perhatian dalam seminar tersebut. Perjuangannya dalam dunia pers, yang sarat dengan keberanian dan integritas, menjadi cermin bagi para peserta untuk menilai kembali peran media dan pendidikan di era modern. Kisah hidupnya mengalir dalam narasi yang menggugah, seakan mengajak setiap yang hadir untuk merenungkan arti dedikasi dan keberanian dalam menyuarakan kebenaran.

Kehadiran dua guru tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar tidak pernah berhenti, bahkan bagi mereka yang telah berdiri di garis depan dunia pendidikan. Dari ruang seminar itu, mereka membawa pulang lebih dari sekadar pengetahuan mereka membawa api semangat yang siap dinyalakan kembali di ruang-ruang kelas.

Kontributor: Nofri Hendra

Editor : DTB