“Gerbang Prestasi Dibuka: MAN Kota Sawahlunto Tuan Rumah OMI Tingkat Kota Sawahlunto”
SAWAHLUNTO, 8 September 2025 Langit Kota Sawahlunto pagi itu bersih tanpa cela, seolah memberi restu atas dimulainya sebuah perhelatan akbar yang telah lama dinanti Pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kota Sawahlunto, yang dilangsungkan dengan penuh khidmat di halaman MAN Kota Sawahlunto.
Di tengah sejuknya udara pagi, irama langkah para peserta bergema dari berbagai penjuru. Suara-suara harapan berbisik di antara para guru pembina dan pelajar madrasah yang datang dengan semangat membara. Sebanyak 93 peserta OMI, mewakili tingkat MI, MTs, dan MA dari 10 madrasah se-Kota Sawahlunto, tampak hadir dalam balutan seragam kebanggaan mereka membawa serta nama baik lembaga dan asa tinggi akan kemenangan.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, H. Dedi Wandra, sosok yang selama ini dikenal gigih mendorong kualitas dan daya saing madrasah. Dalam sambutannya yang sarat makna, beliau menyampaikan bahwa OMI bukan sekadar ajang adu ketangkasan intelektual, namun juga wadah untuk menumbuhkan karakter, meneguhkan jati diri sebagai pelajar madrasah yang berakhlak dan berprestasi.
“Olimpiade ini adalah cerminan wajah masa depan pendidikan madrasah kita. Ia bukan hanya soal medali, tetapi tentang tekad, proses, dan nilai-nilai luhur yang kita tanamkan sejak dini,” ujar Dedi Wandra, dengan suara bergetar yang disambut tepuk tangan meriah.
Turut hadir dalam acara tersebut Kasi Pendidikan Madrasah, Syafruddin, yang dikenal sebagai motor penggerak dalam pembinaan pendidikan madrasah di kota ini. Hadir pula para Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah MI, MTs, dan MA, serta para guru pembina yang telah mendampingi para peserta dalam setiap langkah persiapan menuju ajang ini.
Dalam suasana yang penuh semangat dan nuansa religius, prosesi pembukaan di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian Mars Madrasah, Pembawaan ayat-ayat suci Al-Quran yang menggema menambah khidmat suasana juga diwarnai dengan penampilan Tarian layuak Batoboh dari siswa MAN Kota Sawahlunto.
Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) ini mencakup berbagai cabang kompetisi akademik dan keagamaan sebuah wadah strategis untuk menggali potensi dan menumbuhkan daya saing di tengah arus globalisasi. Kota Sawahlunto hari ini bukan hanya menjadi tempat berlangsungnya perlombaan, melainkan panggung tempat para insan madrasah menunjukkan bahwa mereka siap bersaing secara sehat, menjunjung tinggi sportivitas, dan membawa semangat “Madrasah Mandiri dan Berprestasi dan Mendunia”.
Di penghujung pembukaan, langit yang tadinya cerah mulai disapu awan lembut, seolah langit pun berdoa agar seluruh rangkaian OMI ini berjalan lancar dan penuh berkah. Suara bacaan doa dan semangat menyatu dalam satu napas napas pendidikan yang hidup, berdenyut, dan tak akan padam. Semoga dari ajang ini lahir para juara bukan hanya di atas podium, tapi juara dalam ilmu, iman, dan akhlak.
Kontributor : Nofri Hendra
Editor : DTB