Gladi ANBK MAN Kota Sawahlunto 2025: Lembaran Awal Menuju Puncak Prestasi
SAWAHLUNTO, Juli 2025 Dalam hening yang penuh harap dan semangat yang menyala diam-diam, langkah kaki para siswa MAN Kota Sawahlunto bergema di pagi hari yang cerah, Rabu 30 Juli 2025. Gedung Labor TIK MAN Kota Sawahlunto kembali menjadi saksi bisu dari babak penting perjalanan generasi muda: Gladi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2025.
Seperti irama yang telah lama ditulis, kegiatan gladi ANBK ini bukan sekadar latihan teknis, melainkan sebuah panggung persiapan mental dan spiritual, menyambut asesmen yang akan menjadi tolok ukur mutu pendidikan madrasah ini di mata bangsa. Para peserta didik, berjumlah 50 orang, dari berbagai latar belakang dan cerita, bersatu dalam ruang labor komputer yang telah disulap menjadi medan tempur intelektual.
Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril Tuanku Bandaro saat memantau pelaksanaan Gladi ANBK ke ruang Labor TIK menyampaikan harapan yang membuncah.
“Hari ini bukan sekadar uji coba. Hari ini adalah latihan menyulam masa depan. ANBK bukan tujuan akhir, tapi jembatan untuk mengenal potensi diri, membiasakan kejujuran, dan melatih ketangguhan. Kita bukan hanya ingin berhasil secara angka, tapi juga unggul dalam integritas.”
Dalam suasana tertib dan penuh konsentrasi, para siswa menghadapi simulasi yang terdiri dari literasi membaca dan numerasi, dengan pengawasan dari proktor dan teknisi yang terlatih. Tim teknis MAN Kota Sawahlunto, yang dikomandoi oleh Husein Al Haves , Protor Vivied nopidtrianis dan Pengawas Putri Suhaida memastikan segala perangkat berjalan lancar. Di balik layar monitor, ada kerja kolektif yang tak terlihat dari guru, staf TU, hingga para operator semua bahu membahu demi kelancaran gladi.
Dalam ANBK ini akan mengujikan beberapa indikator seperti
1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)
AKM mengukur kemampuan mendasar yang diperlukan untuk belajar sepanjang hayat, terdiri dari dua bagian:
– Literasi Membaca
Menguji kemampuan memahami, menganalisis, dan mengevaluasi teks bacaan. Fokusnya bukan pada hafalan isi buku, melainkan pada kemampuan berpikir kritis melalui teks.
– Numerasi
Mengukur kemampuan menggunakan konsep matematika dasar dalam kehidupan sehari-hari, seperti bilangan, pengukuran, geometri, dan statistik.
2. Survei Karakter
Mengukur nilai-nilai karakter siswa yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila, seperti: Integritas, Gotong royong, Kemandirian, Kebhinekaan global, Bernalar kritis, Kreativitas Siswa akan menjawab pernyataan tentang kebiasaan, sikap, dan pandangan mereka dalam berbagai situasi
3. Survei Lingkungan Belajar
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari 30 – 31 Juli 2025 menjadi cermin kesiapan MAN Kota Sawahlunto, bukan hanya dari sisi teknologi, tapi juga dari sisi karakter peserta didik. Gladi ini bukan akhir, melainkan prolog dari perjuangan yang lebih besar.
Di tengah arus perubahan kurikulum dan tantangan zaman, MAN Kota Sawahlunto tetap berdiri tegak sebagai mercusuar pendidikan Islam yang progresif dan humanis. Gladi ANBK 2025 menjadi bukti bahwa madrasah ini terus melangkah, menulis sejarah dengan pena dedikasi, di atas lembaran waktu yang tidak pernah menunggu.
“Madrasah Hebat, Madrasah Bermartabat. Yang Mendunia dari Sawahlunto, untuk Indonesia.”
Kontributor : Nofri Hendra
Editor : DTB